Sebut Tuhan Bodoh, Duterte Menolak Minta Maaf

Sabtu, 30 Juni 2018 - 01:14 WIB
Sebut Tuhan Bodoh, Duterte...
Sebut Tuhan Bodoh, Duterte Menolak Minta Maaf
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan bahwa dia tidak akan meminta maaf karena menyebut Tuhan bodoh selama diskusi tentang Alkitab. Dia mengabaikan kelompok-kelompok agama yang memperingatkan murka penguasa akibat ucapan kasar tersebut.

Duterte dikritik oleh kelompok Kristen yang menuduhnya menghina Tuhan setelah pada minggu lalu berkomentar sinis tentang kisah Adam dan Hawa dan penciptaan Alkitab.

"Siapa Tuhan bodoh ini? Anda menciptakan sesuatu yang sempurna dan kemudian Anda memikirkan sebuah peristiwa yang akan merusak kualitas pekerjaan Anda," kata presiden berusia 73 tahun itu di hadapan audiensi di Kota Davao pada 22 Juni 2018.Baca: Presiden Duterte Sebut Tuhan Bodoh
Eddie Villanueva, pendiri gerakan Jesus Is Lord (JIL), telah mengancam akan memobilisasi beberapa dari 10 juta anggotanya dalam kelompok untuk melakukan pawai doa jika permintaan maaf tidak disampaikan Duterte. Ucapan mantan Wali Kota Davao itu dianggap sebagai penisataan agama.

Namun, dalam sebuah pidato di hadapan para wartawan di Panglao, Bohol, Duterte tetap dengan pendiriannya dengan menolak meminta maaf.

"Tidak, saya tidak akan melakukan itu, pasti. Tidak dalam sejuta tahun," katanya.

"Tuhan itu pribadi. Tidak dibentuk oleh buku pelajaran. Anda mengasuh Tuhan sebagai keyakinan Anda berdasarkan nilai-nilai yang Anda dapatkan dari kehidupan sejak dini dari orang tua Anda," ujarnya.

Villanueva mengatakan kepada media Filipina, ANC, yang dikutip Jumat (29/6/2018) malam, bahwa kata-kata presiden itu adalah penistaan terhadap penguasa tertinggi. Kata-kata itu, kata dia, akan mengundang “murka Allah” kecuali ada permintaan maaf yang dibuat.

"Alkitab jelas, ketika Anda memfitnah Tuhan, Anda mengundang kutukan tidak hanya untuk diri sendiri tetapi untuk seluruh bangsa, seperti bencana," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
41 menit yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
1 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
3 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
4 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
5 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
8 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved