Todongkan Parang, Wanita AS 'Perkosa' Mantan Pacarnya

Kamis, 28 Juni 2018 - 05:07 WIB
Todongkan Parang, Wanita...
Todongkan Parang, Wanita AS 'Perkosa' Mantan Pacarnya
A A A
GREAT FALLS - Seorang wanita di Montana, Amerika Serikat (AS), masuk ke rumah seorang pria dengan membawa parang. Dia kemudian memaksa pria yang merupakan mantan pacarnya itu untuk berhubungan badan dengan menodongkan parang.

Wanita bernama Samantha Ray Mears, 19, telah ditangkap polisi tak lama setelah melakukan serangan pada Jumat pekan lalu. Dia telah dibawa ke pengadilan atas tuduhan melakukan dua tindakan pidana berat, yakni pembobolan properti orang dan serangan dengan senjata.

Serangan Mears terjadi di rumah korban di Great Falls. Menurut polisi, tersangka menerobos masuk ke rumah bekas pacarnya ketika pemilik rumah pergi.

Ketika pulang, si pemilik rumah menghadapi Mears yang bersenjata parang atau pisau besar. Mears menuntut pria itu menanggalkan semua pakaiannya dan memerintahkannya untuk berbaring di tempat tidur.

Takut tubuhnya terluka oleh parang, korban menuruti tuntutan Mears untuk melakukan hubungan badan. Selama kejadian berlangsung, Mears terus menodongkan parang ke tubuh korban.

Ketika korban ingin berhenti, Mears menolak dan menggigit lengannya.

Setelah "pemerkosaan" selesai, wanita itu duduk di tempat tidur dan masih mengacungkan parang. Pada saat itu, korban dapat mengambil beberapa foto mantan kekasihnya itu, yang kemudian diserahkan ke polisi sebagai barang bukti.

Ketika keduanya beradu argumen, Mears yang marah merusak sepotong lis dari dinding rumah korban. Mears, menurut laporan KFBB, juga dengan sengaja buang air kecil di tempat tidur di rumah korban.

Korban berhasil melarikan diri dari ancaman parang dan menghubungi nomor 911.

Menurut Great Falls Tribune, yang dikutip Rabu (27/6/2018) malam, Mears memiliki sejarah dalam melakukan aksi kekerasan. Dia pernah ditangkap polisi pada bulan April lalu setelah adu argumen di rumah pria yang pernah jadi kekasihnya selama tujuh tahun itu. Saat itu, Mears menjambak rambut, memukul wajah dan berusaha mencekik korban.

Otoritas kota setempat telah mengajukan perintah penahanan terhadap wanita muda ini.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
17 menit yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
1 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
2 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
3 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
3 jam yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved