Inggris Nilai Keputusan AS Potong Bantuan Untuk Palestina Kesalahan Besar
Minggu, 24 Juni 2018 - 20:17 WIB
Inggris Nilai Keputusan AS Potong Bantuan Untuk Palestina Kesalahan Besar
A
A
A
LONDON - Tokoh oposisi Inggris, Jeremy Corbyn menyatakan keputusan Amerika Serikat (AS) untuk memotong dana bantuan terhadap badan PBB yang membantu pengungsi Palestina yang terlantar yakni UNRWA adalah sebuah kesalahan besar.
Berbicara paska melakukan kunjungan ke kamp pengungsi Palestina di Yordania, Corbyn menyatakan pemerintahan Donald Trump saat ini sudah membuat dua kesalahan besar terkait Palestina, pertama pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem dan kedua pemotongan dana bantuan kepada UNRWA.
"Saya pikir keputusan untuk menempatkan kedutaan AS di Yerusalem adalah kesalahan besar dan saya pikir keputusan untuk memotong bantuan kepada UNRWA adalah kesalahan besar lainnya," ucap Corbyn, seperti dilansir Al Jazeera pada Minggu (24/6).
"Saya tidak tahu apa yang masuk dalam "kesepakatan abad ini", tetapi yang saya tahu adalah hak-hak rakyat Palestina harus dipenuhi. Itu berarti mengakhiri pendudukan, kebijakan pemukiman dan pengepungan Gaza, serta mengakui hak untuk kembali," sambungnya, merujuk perjanjian damai Timur Tengah Trump.
Pemimpin Partai Buruh Inggris itu kemudian menyatakan London harus lebih banyak mengeluarkan uang untuk membantu pengungsu Palestina, seperti halnya yang dilakukan terhadap para pengungsi Suriah.
"Inggris telah menyediakan cukup banyak uang untuk membantu pengungsi Suriah, dan saya mendukung dan menyambut itu. Saya pikir kita harus memberi lebih banyak uang untuk mendukung UNRWA pada saat yang bersamaan," ucapnya.
Berbicara paska melakukan kunjungan ke kamp pengungsi Palestina di Yordania, Corbyn menyatakan pemerintahan Donald Trump saat ini sudah membuat dua kesalahan besar terkait Palestina, pertama pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem dan kedua pemotongan dana bantuan kepada UNRWA.
"Saya pikir keputusan untuk menempatkan kedutaan AS di Yerusalem adalah kesalahan besar dan saya pikir keputusan untuk memotong bantuan kepada UNRWA adalah kesalahan besar lainnya," ucap Corbyn, seperti dilansir Al Jazeera pada Minggu (24/6).
"Saya tidak tahu apa yang masuk dalam "kesepakatan abad ini", tetapi yang saya tahu adalah hak-hak rakyat Palestina harus dipenuhi. Itu berarti mengakhiri pendudukan, kebijakan pemukiman dan pengepungan Gaza, serta mengakui hak untuk kembali," sambungnya, merujuk perjanjian damai Timur Tengah Trump.
Pemimpin Partai Buruh Inggris itu kemudian menyatakan London harus lebih banyak mengeluarkan uang untuk membantu pengungsu Palestina, seperti halnya yang dilakukan terhadap para pengungsi Suriah.
"Inggris telah menyediakan cukup banyak uang untuk membantu pengungsi Suriah, dan saya mendukung dan menyambut itu. Saya pikir kita harus memberi lebih banyak uang untuk mendukung UNRWA pada saat yang bersamaan," ucapnya.
(esn)