Kota di Belgia Ubah Hanggar Jadi Megabordil untuk Pekerja Seks

Jum'at, 22 Juni 2018 - 11:29 WIB
Kota di Belgia Ubah...
Kota di Belgia Ubah Hanggar Jadi Megabordil untuk Pekerja Seks
A A A
OSTEND - Sebuah kota di Belgia memutuskan untuk mengubah hanggar yang mangkrak menjadi megabordil yang diklaim jadi tempat aman bagi para pekerja seks.

Hanggar itu berlokasi di Kota Ostend. Rencananya, semua pekerja seks akan dipusatkan di hanggar tersebut layaknya "distrik lampu merah".

Nantinya, megabordil itu akan dinamai sebagai "Hangar d'amour" dan akan dikelola oleh perusahaan yang sama yang mengelola 51 kamar tidur di Antwerp bernama Villa Tinto.

Selama ini, para pekerja seks di Belgia menyebar di sebuah distrik yang dikenal dengan nama Hazegras. Nantinya, mereka akan direlokasi ke hanggar dan Hazegras akan dibersihkan.

Di Belgia, prostitusi adalah kegiatan legal atau sah sejak 1995. Di negara itu, banyak properti disewakan untuk pekerjaan pemuas nafsu syahwat tersebut.

Sekitar 26.000 wanita diyakini bekerja di industri seks di Belgia. Dari jumlah itu, 80 persennya diduga menjadi korban perdagangan manusia atau dieksploitasi oleh geng.

Keputusan Kota Ostend itu ditentang kelompok nirlaba yang menganggapnya sebagai tindakan "kegilaan".

Organisasi nirlaba, Oostendse Oosteroever, telah mengampanyekan agar bangunan hanggar yang mangkrak diubah menjadi museum.

Namun, wali kota setempat, Johan Vande Lanotte, mengatakan bahwa hanggar akan menjadi lingkungan yang lebih aman bagi pekerja seks.

"Para wanita akan masuk ke dalam kontrak sewa langsung dengan pemilik," katanya. Langkah itu akan membuat para pekerja seks terbebas dari perantara atau geng yang memanfaatkan mereka.

"Kondisinya akan lebih baik, dan sektor ini akan dimurnikan. Pelanggaran akan dikesampingkan atau tentu saja terbatas," katanya, dikutip Daily Mirror, Jumat (22/6/2018).

"Juga akan ada pusat kesehatan, meja informasi, dan ruang untuk polisi," ujarnya. Lantaran hanggar tersebut berstatus bangunan yang dilindungi, eksterior bangunan tidak dapat diubah.
(mas)
Berita Terkait
Jelang Laga Kontra Rusia,...
Jelang Laga Kontra Rusia, Belgia Diunggulkan
Diadili Belgia, Diplomat...
Diadili Belgia, Diplomat Iran Peringatkan Aksi Balasan
Fellaini Diminta Ikuti...
Fellaini Diminta Ikuti Axel Witsel Selamatkan Eks Klubnya Terlempar ke Amatir
Dua Jet Su-27 Rusia...
Dua Jet Su-27 Rusia Cegat Pesawat Tempur F-16 Milik Belgia
Setelah Berabad-abad,...
Setelah Berabad-abad, Biarawati Belgia Akhirnya Produksi Bir
Berencana Membom Unjuk...
Berencana Membom Unjuk Rasa Oposisi, Diplomat Iran Terancam Penjara 20 Tahun
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
58 menit yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
2 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
5 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
5 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
6 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved