Penginjil AS Minta Jemaat Membelikannya Jet Pribadi Ke-4

Kamis, 31 Mei 2018 - 22:42 WIB
Penginjil AS Minta Jemaat...
Penginjil AS Minta Jemaat Membelikannya Jet Pribadi Ke-4
A A A
LOUISIANA - Seorang Televangelis atau penginjil di Amerika Serikat (AS) dikecam publik setelah meminta jemaat membelikannya pesawat jet pribadi keempat. Dalam membuat permintaan itu, dia membawa-bawa nama Yesus.

Penginjil yang berbasis di Louisiana tersebut bernama Jesse Duplantis. Kekayaannya tercatat mencapai USD40 juta. Dia saat ini sudah memiliki tiga pesawat jet pribadi.

Permintaan Duplantis itu memicu kecaman karena dia mengatakan, "Jika Yesus masih hidup hari ini, dia tidak akan menunggang keledai."

Anehnya, keinginannya untuk memiliki pesawat jet pribadi keempat itu diklaim sebagai perintah Tuhan.

Pesawat jet keempat yang dia inginkan adalah Dassault Falcon 7X, jet pribadi dengan tiga mesin yang mampu membawa 12 hingga 16 penumpang dengan kecepatan hingga 700 mil per jam. Menurut data SherpaReport, harga pesawat itu sekitar USD54 juta.

Pengkhotbah ini menjelaskan perlunya pesawat jet pribadi keempat saat berada dalam acara "This week with Jesse". Dalam acara itu, dia berdiri di samping foto-foto berbingkai armada jet-nya.

Dalam kesempatan itu, dia menunjukkan bahwa pesawat yang dibelinya 12 tahun lalu mengharuskan pengisian bahan bakar, yang berarti dia harus membayar biaya pengisian bahan bakar yang sangat mahal.

Untuk biaya bahan bakar saja, dia merasa kewalahan sehingga dia meminta para pengikutnya untuk membantu menutupi biaya pembelian pesawat jet pribadi keempat yang sangat mahal tersebut.

"Sekarang, beberapa orang percaya bahwa pengkhotbah seharusnya tidak memiliki jet," kata Duplantis menjelaskan dalam sebuah video di situsnya, yang dikutip USA Today, 30 Mei 2018.

"Saya benar-benar percaya bahwa pengkhotbah harus pergi ke setiap suara yang tersedia, setiap saluran yang tersedia, untuk menyebarkan Injil ini kepada dunia," lanjut dia menjelaskan alasan mengapa butuh pesawat jet pribadi keempat tersebut.
Dia mengklaim ilham Tuhan berada di belakang gagasannya untuk memiliki pesawat jet pribadi. Namun, dia diduga mengidamkan pesawat jet rekannya sesama penginjil, Kenneth Copeland, yang membeli sendiri pesawat jet Gulfstream V pada bulan Januari lalu.

Duplantis menyatakan, pesawat jet pribadi akan digunakan penggantinya setelah dia meninggal kelak. Dia dikenal sebagai penginjil kaya, namun kekayaannya merupakan pemberian dari para pengikut setianya.

Publik melalui media sosial mengecam permintaan Duplantis, terlebih mengaitkannya dengan agama. "Ini sangat kotor," tulis pengguna akun Twitter @ShaunKing mengomentari pemberitaan Duplantis.

Pengguna akun Twitter @RogerIceman berkomentar; "Yang menyedihkan adalah, orang-orang dalam kawanannya mungkin akan benar-benar menyumbang."
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
2 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
3 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
4 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
4 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved