Palestina Kesal Sekutu AS Blokir UE Kecam Relokasi Kedutaan

Sabtu, 12 Mei 2018 - 23:59 WIB
Palestina Kesal Sekutu...
Palestina Kesal Sekutu AS Blokir UE Kecam Relokasi Kedutaan
A A A
RAMALLAH - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Palestina mengecam tiga anggota Uni Eropa (UE) yang memblokir organisasi itu mengecam pemindahan kedutaan Amerika Serikat (AS) dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Kemlu Palestina mengatakan bahwa posisi Hungaria, Rumania dan Republik Ceko bertentangan dengan kebijakan UE.

"Tindakan mereka terhadap pernyataan semacam itu adalah pelanggaran hukum internasional, resolusi PBB, Konvensi Jenewa dan prinsip-prinsip hak asasi manusia," kata Kemlu Palestina seperti disitir dari Xinhua, Sabtu (12/5/2018).

Kemlu Palestina menambahkan bahwa tindakan tersebut mendorong otoritas penjajah Israel untuk terus melanggar hukum internasional.

Media melaporkan bahwa Prancis dan anggota UE lainnya mempresentasikan pernyataan yang mencakup tiga klausa utama: UE menganggap Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota dua negara, status akhir kota diputuskan melalui negosiasi, dan tidak ada negara UE yang akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem sebagaimana yang dilakukan oleh AS.

Israel telah meningkatkan langkah-langkah keamanan di Yerusalem menjelang upacara relokasi kedutaan AS pada Senin. Pemindahan ini sejalan dengan keputusan Presiden AS Donald Trump mengakui kota itu sebagai Ibu Kota Israel dan memerintahkan pemindahan kedutaan negaranya ke negara itu pada 6 Desember 2017 lalu.

Upacara ini dijadwalkan sebagai bagian dari peringatan ke-70 deklarasi kemerdekaan Israel, pada malam apa yang diperingati Palestina sebagai Hari Nakba, atau "Hari Bencana," untuk mengenang pemindahan paksa dua pertiga dari rakyat Palestina dan pembersihan etnis setidaknya 418 desa sebagai akibat dari perang 1948.

Fraksi-fraksi Palestina dan kelompok-kelompok politik menyerukan unjuk rasa yang telah meningkat selama minggu ini dan menyatakan Senin sebagai hari kemarahan.

Guatemala dan Paraguay mengumumkan mereka akan mengikuti langkah AS dan memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem juga pada bulan Mei.
(ian)
Berita Terkait
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
5 Alasan Donald Trump...
5 Alasan Donald Trump Tak Akan Pernah Membela Palestina
3 Kebijakan Kontroversial...
3 Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Dianggap Anti-Palestina
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Dilema, Bela Qatar atau Israel
Donald Trump: Tidak...
Donald Trump: Tidak Ada yang Mengusir Rakyat Palestina dari Gaza
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
9 menit yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
49 menit yang lalu
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
1 jam yang lalu
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
3 jam yang lalu
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
3 jam yang lalu
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved