Digugat, Pesulap David Copperfield Dipaksa Ungkap Trik Menghilang

Jum'at, 20 April 2018 - 23:26 WIB
Digugat, Pesulap David...
Digugat, Pesulap David Copperfield Dipaksa Ungkap Trik Menghilang
A A A
LAS VEGAS - Pesulap David Copperfield dipaksa di pengadilan Amerika Serikat (AS) untuk mengungkapkan rahasia trik menghilang. Dia harus membongkar triknya atas gugatan seorang sukarelawan asal Inggris yang mengaku terluka parah saat ambil bagian dalam pertunjukan ilusi di Las Vegas Strip tahun 2013.

Pengacara David Copperfield kalah di proses praperadilan untuk membela kliennya agar menjaga rahasia trik menghilang. Hakim pengadilan, Mark Denton, mengatakan Copperfield masih mengungkap triknya tersebut di balik pintu tertutup atau tidak di depan publik.

Pesulap terkenal Amerika ini bersaksi di pengadilan hari Rabu waktu setempat bahwa dia tidak tahu aksi sulapnya menimbulkan masalah sampai akhirnya dia digugat turis Inggris yang jadi sukarelawan dalam pertunjukan tahun 2013.

Copperfield tidak mengakui bertanggung jawab atas cedera otak yang diderita sukarelawan bernama Gavin Cox tersebut. Cox terluka parah setelah terjatuh saat jadi sukarelawan dalam aksi sulap Copperfield.

"Itu tergantung pada apa yang terjadi. Jika saya melakukan kesalahan, itu akan menjadi kesalahan saya," kata Copperfield saat ditanyai oleh pengacara Cox, Benedict Morelli.

"Pembelaan Anda dalam kasus ini adalah ... jika mereka berpartisipasi dan seseorang terluka, itu kesalahan mereka, bukan kesalahan Anda. Apakah itu akurat?," tanya Morelli. "Ya atau tidak?," tanya dia lagi.

“Itu bukan jawaban ya atau tidak yang sederhana,” jawab Copperfield dengan suara yang nyaris tak terdengar.

Morelli berpendapat bahwa sebelum Cox jatuh, kelompok relawan penonton yang berpartisipasi dalam pertunjukan ilusi itu bergegas melalui lorong yang dilapisi dengan apa yang disebutnya debu konstruksi.

Orang-orang mengambil bagian dalam ilusi untuk membuat mereka menghilang di panggung dan muncul beberapa saat kemudian di belakang teater.

Copperfield mengatakan dia tidak tahu apakah ada residu tepung di dekat tempat sampah di gang MGM Grand.

Dia mengaku saat itu dia melewati gang luar ruangan yang sama sendirian sambil melakukan ilusi lain sekitar 10 menit sebelumnya, dan tidak melihat ada puing-puing.

“Jika sebenarnya ada debu konstruksi, mungkinkah itu salah Anda jika seseorang jatuh dan terluka?," tanya Morelli, seperti dilansir AP, Jumat (20/4/2018).

Copperfield menjawab bahwa dia tidak dapat menjawab pertanyaan hipotetis sebelum proses berakhir untuk hari itu.

Pesulap berusia 61 tahun itu akan kembali ke tribun saksi di Pengadilan Distrik Clark Conty pada Selasa depan untuk mendapatkan kesaksian lebih lanjut.

Cox, warga Kent, Inggris, mengklaim mengalami cedera otak dan tubuh. Dia telah menghabiskan lebih dari USD400.000 untuk biaya pengobatan.

Dia dan istrinya, Minh-Hahn Cox, sedang mendata kerusakan atau kerugian yang tidak ditentukan dalam gugatan mereka. Pihak lain yang digugat antara lain produser Backstage Employment and Referral dan perusahaan konstruksi Team Construction Management.
(mas)
Berita Terkait
Houthi Murka Usai Amerika...
Houthi Murka Usai Amerika Serikat dan Inggris Bombardir Yaman
Akibat Percampuran Budaya,...
Akibat Percampuran Budaya, Bahasa Baru Hadir di Amerika Serikat
Lima Mata akan Buta...
Lima Mata akan Buta Tanpa Dukungan Amerika Serikat
Bombardir Houthi, Inggris...
Bombardir Houthi, Inggris Kerahkan Jet Tempur RAF Typhoon FGR4
Ini Perbedaan Vaksin...
Ini Perbedaan Vaksin Booster di Amerika Serikat, Inggris, dan Australia
Hasil Timnas Inggris...
Hasil Timnas Inggris vs Amerika Serikat: Tiga Singa Dibikin Ompong
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
5 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Netanyahu Ungkap Ingin...
Netanyahu Ungkap Ingin Berdamai dengan Negara-negara Arab
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved