Eks Agen Ganda Rusia yang Diserang Racun akan Dimukimkan di AS

Senin, 09 April 2018 - 13:36 WIB
Eks Agen Ganda Rusia...
Eks Agen Ganda Rusia yang Diserang Racun akan Dimukimkan di AS
A A A
LONDON - Mantan agen ganda Rusia, Sergei Skripal dan putrinya, Yulia Skripal, yang dilaporkan diserang racun saraf di Salisbury, Inggris, akan dimukimkan di Amerika Serikat (AS). Alasannya, Amerika dianggap lebih aman untuk keselamatan mereka.

Seorang sumber intelijen Inggris mengatakan kepada The Times bahwa pejabat Inggris ingin merelokasi Skripal dan putrinya ke negara "Five Eyes" (Lima Mata). Five Eyes adalah lima negara yang berbagi data intelijen bersama yakni, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

"Tempat yang jelas untuk memukimkan mereka adalah di Amerika," kata sumber intelijen Inggris."Karena mereka cenderung tidak dibunuh di sana dan lebih mudah untuk melindungi mereka di sana dengan identitas baru," ujarnya, yang dilansir Senin (9/4/2018).

Skripal dan putrinya dirawat di rumah sakit selama berminggu-minggu dalam kondisi kritis setelah mereka ditemukan tidak sadar pada 4 Maret 2018 di Salisbury, Inggris selatan.

Para pejabat rumah sakit mengatakan kondisi ayah dan putrinya itu mengalami kemajuan positif yang pesat dalam beberapa hari terakhir.

Namun, pejabat senior AS mengatakan kepada The Times bahwa Skripal dan putrinya kemungkinan tidak akan pernah seperti sedia kala lagi dan akan memerlukan perawatan medis berkelanjutan.

Sergei Skripal adalah mantan perwira intelijen Rusia yang dihukum karena jadi agen genda untuk Inggris. Dia diampuni Kremlin dan dibebaskan melalui kesepakatan tukar tahanan mata-mata antara Rusia dan Barat pada tahun 2010.

Dalam kesepakatan tukar tahanan mata-mata itu, Rusia menyerahkan Skripal kepada AS. Sebaliknya, Washington menyerahkan Anna Chapman—mata-mata cantik Rusia yang ditangkap FBI—kepada Moskow.

Dalam kasus serangan racun terhadap Skripal, otoritas Inggris menuduh Rusia sebagai dalangnya. Menurut London, racun yang menyerang Skripal adalah racun saraf kelas militer yang dikenal sebagai Novichok. Racun ganas ini pertama kali dikembangkan di Uni Soviet. Lebih dari 250 petugas kontraterorisme bekerja untuk melacak tersangka dan menentukan bagaimana racun itu digunakan.

Otoritas Inggris yakin agen atau racun saraf itu dioleskan ke pintu rumah Sergei Skripal.

Rusia membantah bertanggung jawab atas serangan itu dan mengecam London karena membuat tuduhan tak berdasar. Moskow menuntut Inggris menyodorkan bukti.

Inggris telah memberikan sampel dari agen saraf yang digunakan di Salisbury kepada Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia (OPCW). Hasil penyelidikan OPCW diharapkan segera keluar.

Kasus Skripal ini telah memicu krisis diplomatik antara Moskow dan Barat. Inggris dan sekitar dua lusin negara lain telah mengusir lebih dari 150 diplomat Rusia. Sebagai balasannya, Moskow juga mengusir para diplomat dari negara-negara pro-Inggris tersebut.
(mas)
Berita Terkait
AS dan Inggris Bongkar...
AS dan Inggris Bongkar Metode Peretasan oleh Mata-mata Rusia
Rusia: Kacamata Pintar...
Rusia: Kacamata Pintar Facebook Bisa Jadi Alat Mata-mata Amerika Serikat
Penyelidikan Inggris:...
Penyelidikan Inggris: Putin Dalang Serangan Racun Ganas Novichok terhadap Eks Mata-mata Rusia!
Rusia Tolak Ultimatum...
Rusia Tolak Ultimatum AS Soal Perjanjian Mata-mata Open Skies
Lima Mata akan Buta...
Lima Mata akan Buta Tanpa Dukungan Amerika Serikat
Angkatan Udara Rusia...
Angkatan Udara Rusia Cegat Pesawat Mata-mata AS di Laut Hitam
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
1 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
2 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
5 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
6 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved