70 Tewas Akibat Dugaan Serangan Senjata Kimia di Ghouta

Minggu, 08 April 2018 - 14:21 WIB
70 Tewas Akibat Dugaan...
70 Tewas Akibat Dugaan Serangan Senjata Kimia di Ghouta
A A A
DAMASKUS - Setidaknya 70 oran tewas dalam serangan yang diduga menggunakan senjata kimia di Douma, Ghouta timur. Douma adalah basis terakhir kelompok pejuang Suriah.

Tenaga penyelamat sukarela White Helmet mentweet sejumlah gambar yang menunjukkan beberapa mayat di ruang bawah tanah. Dikatakan jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat.

Hingga saat ini belum ada verifikasi independen atas laporan tersebut.

Beberapa kelompok medis, pemantau dan aktivis melaporkan rincian serangan kimia tersebut, tetapi jumlah korban bervariasi dan apa yang terjadi masih menjadi misteri.

"Tujuh puluh orang mati lemas dan ratusan masih tercekik," kata Raed al-Saleh, pemimpin White Helmet, seperti dikutip dari BBC, Minggu (8/4/2018).

Sebelumnya, tweet tersebut telah dihapus, menempatkan angka di lebih dari 150.

Sementara Ghouta Media Center yang pro-oposisi mentweet bahwa lebih dari 75 orang telah "mati lemas", sementara lebih dari 1.000 orang telah menderita efek dari serangan yang diduga senjata kimia.

Laporan itu menyalahkan bom barel yang diduga dijatuhkan oleh helikopter. Dikatakan bahwa bom barel tersebut berisi sarin, gas saraf beracun.

Union of Medical Relief Organizations, sebuah badan amal yang berbasis di Amerika Serikat (AS) yang bekerja dengan rumah sakit Suriah, mengatakan kepada BBC bahwa Rumah Sakit Khusus Pedesaan Damaskus telah mengkonfirmasi 70 kematian.

Seorang juru bicara mengatakan laporan di lapangan menunjukkan jumlah yang lebih tinggi sekitar 180 orang tewas, tetapi sulit untuk mencapai korban karena terjadi penembakan terus menerus dan waktu telah mulai malam.

Ia mengatakan ada laporan korban yang dirawat menunjukkan gejala termasuk kejang dan mulut berbusa, mirip dengan efek gas saraf atau campuran saraf dan paparan gas klorin.

Ketika tuduhan itu muncul, kantor berita negara Suriah SANA mengatakan laporan itu diciptakan oleh pemberontak Jaish al-Islam yang tetap memegang kendali di Douma.

"Teroris Jaish al-Islam berada dalam kondisi kolaps dan outlet media mereka membuat pembuatan serangan kimia dalam upaya terekspos dan gagal untuk menghalangi kemajuan oleh tentara Arab Suriah," tulis SANA.
(ian)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
12 menit yang lalu
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
31 menit yang lalu
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
1 jam yang lalu
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
1 jam yang lalu
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
1 jam yang lalu
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
2 jam yang lalu
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved