Ahed Tamimi Jadi Korban Pelecehan Seksual Interogator Israel

Sabtu, 07 April 2018 - 13:39 WIB
Ahed Tamimi Jadi Korban...
Ahed Tamimi Jadi Korban Pelecehan Seksual Interogator Israel
A A A
YERUSALEM - Remaja Palestina yang dipenjara gara-gara menampar tentara Israel, Ahed Tamimi, mendapatkan pelecehan seksual oleh seorang interogator selama ditahan. Hal tersebut diungkapkan oleh pengacara gadis berusia 17 tahun itu.

Pengacara Tamimi, Gaby Lasky, telah mengajukan keluhan kepada polisi melalui kantor jaksa agung. Lasky menyatakan remaja itu mendapatkan perilaku tidak pantas yang merupakan pelecehan seksual selama penahanannya, seperti dilaporkan situs berita Israel, Ynet.

Berita itu muncul setelah laman The Daily Beast menerbitkan sebuah artikel berdasarkan rekaman video interogasi Tamimi, yang menuduh bahwa interogator dari intelijen militer pusat Israel mengomentari penampilan dan ketertarikannya terhadap gadis itu.

"Anda memiliki mata seperti malaikat," kata sang interogator itu.

"Hak-haknya sebagai anak kecil tampaknya menjadi perhatian kecil bagi dua interogator laki-laki yang memeriksanya," tulis artikel itu yang dikutip Russia Today, Sabtu (7/4/2018).

Lasky mengajukan keberatan karena Tamimi diperiksa dua orang laki-laki secara bersamaan tanpa seorang petugas perempuan. Pemeriksaan itu juga dilakukan tanpa akses ke keluarganya atau ke pengacaranya.

Selain itu interogator juga mengancam akan menahan anggota keluarga Tamimi lainnya jika dia tidak bekerja sama.

Pengacara menggambarkan perilaku tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap hukum, yang merupakan pelecehan seksual. Situs berita Israel Ynet melaporkan bahwa IDF sedang menyelidiki masalah ini.

Tamimi menjadi ikon di kalangan warga Palestina setelah rekaman video tentang serangannya terhadap tentara IDF menjadi viral. Dia menghadapi 12 dakwaan, termasuk serangan dan hasutan, dan bisa dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Belakangan pengadilan menjatuhinya hukuman 8 bulan penjara setelah mencapai kesepakatan dalam negosiasi pada akhir bulan lalu.

Keluarga Tamimi telah lama menjadi aktivis Palestina yang terkemuka. Sejak penangkapan remaja itu, sejumlah anggota keluarganya, termasuk sepupunya yang baru saja ditembak, ibunya dan ayahnya juga telah ditangkap.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Pembunuhan Israel Terhadap...
Pembunuhan Israel Terhadap Warga Palestina Deklarasi Perang
Berita Terkini
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
23 menit yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
49 menit yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
1 jam yang lalu
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
1 jam yang lalu
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
2 jam yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved