Ketegangan Meningkat, Panama Tarik Duta Besar dari Venezuela

Jum'at, 06 April 2018 - 11:28 WIB
Ketegangan Meningkat,...
Ketegangan Meningkat, Panama Tarik Duta Besar dari Venezuela
A A A
PANAMA CITY - Panama menarik duta besarnya dari Venezuala. Tindakan ini sebagai aksi balasan setelah negara Amerika Selatan itu melarang bisnis kunci Panama beroperasi di dalam negaranya.

Ketegangan antara kedua negara mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir ketika Panama menempatkan Presiden Nicolas Maduro pada daftar pejabat Venezuela "berisiko tinggi" karena pencucian uang.

Venezuela lantas mengumumkan larangan sementara untuk sekelompok pengusaha dan pemimpin Panama. Itu termasuk Presiden Juan Carlos Varela dan Copa, salah satu dari beberapa maskapai yang masih beroperasi di Venezuela.

Dalam mengumumkan penarikan utusannya, pemerintah Panama menggambarkan langkah Venezuela sebagai reaksi politik yang kurang substansi. Panama juga meminta Venezuela untuk memanggil pulang duta besarnya dari Panama, kata para pejabat seperti dikutip dari ABC News, Jumat (6/4/2018).

Perselisihan itu terjadi ketika Venezuela terperosok dalam krisis ekonomi dan politik. Negara ini juga semakin terisolasi dari komunitas global.

Larangan 90 hari membatasi kegiatan komersial di Venezuela dijatuhkan kepada 22 pemimpin bisnis dan 46 perusahaan di Panama.

Caracas membenarkan suspensi itu dengan mengatakan menambah "ukuran perlindungan sistem keuangan, ekonomi dan komersial."

Panama telah menyebut 16 perusahaan Venezuela dan 55 orang yang dicurigai melakukan pencucian uang.

Daftar ini juga termasuk wakil presiden Venezuela, pemimpin partai sosialis Diosdado Cabello dan Jaksa Agung Tarek William Saab.

Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi kepada Maduro dan puluhan pejabat tinggi Venezuela, menuduh negara itu telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan menuju menjadi negara diktator.

Uni Eropa juga telah memberlakukan sanksi ekonomi dan perjalanan terhadap tujuh pejabat senior Venezuela yang dituduh melanggar aturan hukum.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Ancam Ambil...
Donald Trump Ancam Ambil Alih Terusan Panama, Ini Respons Presiden Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Blusukan Cari Peluang Tingkatkan Kerja Sama RI-Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Beberkan Capaian KBRI Panama
Temui Wamenperindag...
Temui Wamenperindag Panama, Dubes Sukmo Berupaya Tingkatkan Hubungan Perdagangan dan Investasi
Indonesia Sedang Demam...
Indonesia Sedang Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Warga 4 Negara Amerika...
Warga 4 Negara Amerika Antusias Ikut Lomba Menyanyi Lagu Indonesia
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
1 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
1 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
5 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
5 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved