Menhan Israel: Tidak Ada Penyelidikan Kekerasan di Gaza
Senin, 02 April 2018 - 00:37 WIB
Menhan Israel: Tidak Ada Penyelidikan Kekerasan di Gaza
A
A
A
GAZA - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel menolak seruan penyelidikan atas pembunuhan 15 warga Palestina selama aksi demonstrasi Jumat lalu. Aksi demonstrasi warga Palestina di perbatasan Gaza-Israel kala itu berubah menjadi kekerasan.
Menhan Israel, Avigdor Lieberman, menolak kritik terhadap tindakan Israel. Ia bahkan mengatakan tentara di sepanjang perbatasan Gaza layak mendapatkan medali dan melakukan apa yang diperlukan untuk melindungi perbatasan.
"Adapun komisi penyelidikan, tidak akan ada," katanya kepada Radio Tentara Israel seperti dikutip dari Reuters, Senin (2/4/2018).
Sebelumnya para diplomat PBB mengatakan Amerika Serikat (AS) memblokir sebuah pernyataan Dewan Keamanan PBB yang disusun Kuwait. Pernyataan itu menyerukan penyelidikan independen dan mendesak semua pihak untuk menahan diri.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan diplomat top Uni Eropa, Federica Mogherini, telah menyerukan penyelidikan independen terhadap pertumpahan darah pada Jumat lalu.
Dalam konfrontasi hari Jumat, banyak warga Palestina berkumpul di dekat pagar, dengan kelompok pengunjuk rasa yang lebih kecil bergegas ke depan, melempar batu dan membakar ban.
Militer Israel awalnya mengklaim bahwa ribuan orang Palestina melakukan kerusuhan di enam lokasi di seluruh Jalur Gaza, menggulingkan ban yang terbakar dan melemparkan batu-batu. Namun video yang dirilis oleh tentara tampak menunjukkan tidak benar-benar terlibat dalam kekerasan secara langsung.
Menhan Israel, Avigdor Lieberman, menolak kritik terhadap tindakan Israel. Ia bahkan mengatakan tentara di sepanjang perbatasan Gaza layak mendapatkan medali dan melakukan apa yang diperlukan untuk melindungi perbatasan.
"Adapun komisi penyelidikan, tidak akan ada," katanya kepada Radio Tentara Israel seperti dikutip dari Reuters, Senin (2/4/2018).
Sebelumnya para diplomat PBB mengatakan Amerika Serikat (AS) memblokir sebuah pernyataan Dewan Keamanan PBB yang disusun Kuwait. Pernyataan itu menyerukan penyelidikan independen dan mendesak semua pihak untuk menahan diri.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan diplomat top Uni Eropa, Federica Mogherini, telah menyerukan penyelidikan independen terhadap pertumpahan darah pada Jumat lalu.
Dalam konfrontasi hari Jumat, banyak warga Palestina berkumpul di dekat pagar, dengan kelompok pengunjuk rasa yang lebih kecil bergegas ke depan, melempar batu dan membakar ban.
Militer Israel awalnya mengklaim bahwa ribuan orang Palestina melakukan kerusuhan di enam lokasi di seluruh Jalur Gaza, menggulingkan ban yang terbakar dan melemparkan batu-batu. Namun video yang dirilis oleh tentara tampak menunjukkan tidak benar-benar terlibat dalam kekerasan secara langsung.
(ian)