Bunuh Demonstran Palestina, Netanyahu Puji Pasukan Israel

Minggu, 01 April 2018 - 05:58 WIB
Bunuh Demonstran Palestina,...
Bunuh Demonstran Palestina, Netanyahu Puji Pasukan Israel
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji pasukan Israel, sehari setelah mereka membunuh 16 demonstran Palestina di perbatasan dengan Gaza.

Dalam sebuah pesan yang diposting di Twitter, Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada para tentara karena mengizinkan negara itu untuk merayakan libur Paskah.

“(Kerja) bagus untuk prajurit kami. Israel bertindak dengan penuh semangat dan dengan tekad untuk melindungi kedaulatan dan keamanan warganya,” tulisnya seperti dikutip dari Independent, Minggu (1/4/2018).

Ia memposting pesan itu sehari setelah ribuan warga Palestina berkumpul di pagar perbatasan Gaza, melemparkan batu dan mendorong ban terbakar ke tentara Israel. Pasukan Israel membalas dengan tembakan langsung, menewaskan 16 pemrotes, menurut pejabat Palestina. Ini adalah kekerasan yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada hari Sabtu, sebanyak 70 orang Palestina terluka ketika bentrokan berlanjut, meskipun lebih sporadis.

Israel, seperti yang secara rutin dilakukan, mengatakan bahwa tentaranya hanya menembak untuk membela diri. Negara Zionis itu mengatakan ada upaya oleh warga Palestina untuk menerobos pagar yang memisahkan Gaza dari bagian lain negara itu.

Namun warga Palestina menuduh Israel menggunakan kekuatan yang tidak proporsional, mengatakan tentara menembaki para pengunjuk rasa yang tidak menimbulkan ancaman. Kelompok hak asasi manusia mempertanyakan penggunaan senjata api oleh Israel.

Kepala PBB Antonio Guterres menyerukan "penyelidikan independen dan transparan", seperti yang dilakukan kepala diplomatik Uni Eropa, Federica Mogherini.

Baca juga:
Sekjen PBB Serukan Penyelidikan Atas Bentrokan Mematikan di Gaza


Presiden Palestina Mahmud Abbas menyatakan hari Sabtu sebagai hari berkabung nasional dan dalam sebuah pidato mengatakan Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas kematian itu.

Dalam konfrontasi hari Jumat, banyak warga Palestina berkumpul di dekat pagar, dengan kelompok pengunjuk rasa yang lebih kecil bergegas ke depan, melempar batu dan membakar ban.

Militer Israel awalnya mengklaim bahwa ribuan orang Palestina melakukan kerusuhan di enam lokasi di seluruh Jalur Gaza, menggulingkan ban yang terbakar dan melemparkan batu-batu. Namun video yang dirilis oleh tentara tampak menunjukkan tidak benar-benar terlibat dalam kekerasan secara langsung.

Juru bicara tentara Israel, Brigadir Jenderal Ronen Manelis, mengatakan bahwa sementara ribuan orang Palestina mendekati perbatasan pada Jumat, mereka yang terlibat dalam lemparan batu berjumlah ratusan.

Manelis membantah tentara menggunakan kekuatan yang berlebihan, mengatakan mereka yang tewas oleh pasukan Israel adalah pria antara usia 18 dan 30 yang terlibat dalam kekerasan dan anggota faksi militan.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
33 menit yang lalu
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
1 jam yang lalu
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
2 jam yang lalu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
3 jam yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
4 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved