Tidak Usir Diplomat Rusia, Ini yang Akan Dilakukan Selandia Baru

Kamis, 29 Maret 2018 - 06:32 WIB
Tidak Usir Diplomat...
Tidak Usir Diplomat Rusia, Ini yang Akan Dilakukan Selandia Baru
A A A
WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan tengah mempertimbangkan larangan perjalanan pada beberapa warga Rusia. Kebijakan itu sebagai tanggapan atas serangan zat saraf terhadap mantan mata-mata Rusia di Inggris yang disalakan kepada Moskow.

Selandia Baru belum bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutu lainnya dalam mengusir diplomat Rusia sebagai tanggapan atas serangan racun itu. Meski begitu, negara Pasifik itu akan mempertimbangkan membatasi warga Rusia memasuki negara itu.

“Saya sekarang meminta MFAT (Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan) untuk memberi tahu saya apakah ada orang-orang yang harus menjadi subjek pengecualian visa untuk Selandia Baru,” kata Ardern seperti dikutip dari Reuters, Kamis (29/3/2018).

Ardern sebelumnya mengatakan bahwa tidak seperti mitra intelijen lain, tidak ada mata-mata Rusia yang hadir di kedutaan Rusia di Selandia Baru untuk diusir oleh pemerintahnya.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Winston Peters mengatakan kepada Parlemen pada hari Rabu bahwa sebagian besar kegiatan mata-mata Rusia di Selandia Baru terjadi dari lepas pantai.

Sebelumnya Pada tahun 2014, pemerintah Selandia Baru telah menampar sanksi perjalanan kepada sekitar 20 warga Rusia dan Ukraina untuk memprotes aneksasi Kremlin terhadap Crimea di timur Ukraina.

AS pada hari Senin mengusir 60 diplomat Rusia, bergabung dengan pemerintah di seluruh Eropa dalam menghukum Kremlin. Secara total, 100 diplomat Rusia telah diusir, pengusiran terbesar yang dilakukan Barat kepada para diplomat Rusia sejak puncak Perang Dingin.
(ian)
Berita Terkait
Selandia Baru Tuding...
Selandia Baru Tuding China Melakukan Spionase di Asia Pasifik
Rocket Lab Meluncurkan...
Rocket Lab Meluncurkan Satelit Mata-Mata AS dari Selandia Baru
Miliki Video Pembantaian...
Miliki Video Pembantaian 51 Jemaah Masjid, Tentara Selandia Baru Jadi Mata-mata Asing
Labirin Kekuasaan di...
Labirin Kekuasaan di Mata Ardern
Penyelidikan Inggris:...
Penyelidikan Inggris: Putin Dalang Serangan Racun Ganas Novichok terhadap Eks Mata-mata Rusia!
Waspada, Ancaman Gelombang...
Waspada, Ancaman Gelombang Kedua Covid-19 di Depan Mata
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
33 menit yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
2 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
3 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved