Hendak Ditangkap, Eks Presiden Catalonia Kabur dari Finlandia

Minggu, 25 Maret 2018 - 11:20 WIB
Hendak Ditangkap, Eks...
Hendak Ditangkap, Eks Presiden Catalonia Kabur dari Finlandia
A A A
HELSINKI - Mantan presiden Catalonia, Carles Puigdemont, berhasil lolos dari upaya penangkapan polisi Finlandia. Pengacara Puigdemont mengatakan kliennya telah meninggalkan negara itu.

Puigdemont diketahui menetap di pengasingannya di Belgia. Ia mengunjungi Finlandia sejak Kamis untuk melakukan pembicaraan dengan para anggota parlemen.

Ketegangan semakin tinggi di Catalonia dan partai separatis telah membatalkan rencana untuk menunjuk presiden baru menyusul penangkapan kandidat terbaru.

"Saya menegaskan bahwa Presiden Puigdemont tidak lagi di Finlandia," kata pengacaranya Jaume Alonso Cuevillas dalam cuitannya, tanpa menyatakan di mana mantan pemimpin Catalonia itu berada seperti dikutip dari The Guardian, Minggu (25/3/2018).

Anggota parlemen Finlandia, Mikko Karna, juga membenarkan hal itu. Ia mengaku tidak tahu bagaimana cara Puigdemont keluar dari negaranya untuk kembali ke Belgia.

"Puigdemont menegaskan kepada saya hari ini bahwa di Belgia dia akan sepenuhnya bekerja sama dengan pihak berwenang," tulis Karna, setelah sebelumnya mengatakan kepada media bahwa dia tidak berhubungan dengan yang bersangkutan sejak Jumat.

Puigdemont dicari oleh Spanyol atas tuduhan "pemberontakan" dan "hasutan".

Spanyol pada Jumat juga mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk lima separatis lainnya, termasuk empat mantan menteri yang juga di pengasingan di Belgia.

Biro Investigasi Nasional Finlandia (NBI) mengkonfirmasi sebelumnya pada hari Sabtu bahwa mereka telah menerima surat perintah penangkapan Eropa untuk seorang warga Spanyol yang mengunjungi Finlandia, tetapi tidak tahu keberadaan orang itu.

"Kami tidak memiliki kontak dengan orang itu sendiri atau asistennya," kata inspektur kejahatan NBI, Hannu Kautta.

Pengacara Puigdemont sebelumnya mengatakan kepada Catalunya Radio bahwa kliennya tidak akan mencoba melarikan diri dari penangkapan.

“Ketika surat perintah penangkapan Eropa dikeluarkan (pertama kali), dia memasrahkan dirinya untuk pengadilan dan polisi Belgia, dan dia akan melakukan hal yang sama sekarang. Saya belum berbicara dengannya, tetapi itu jelas, ya,” kata Cuevillas.
(ian)
Berita Terkait
Mengerikan! Arkeolog...
Mengerikan! Arkeolog Temukan Jejak Kematian Hitam di Catalonia Spanyol
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
5 Fakta 2 Partai Separatis...
5 Fakta 2 Partai Separatis Catalonia yang Mengguncang Politik Spanyol
Wabah Covid-19 Merebak,...
Wabah Covid-19 Merebak, Warga Prancis Diminta Tidak Sambangi Catalonia
Gadis Remaja Jadi PM...
Gadis Remaja Jadi PM Finlandia Selama Sehari
Guardiola Serukan Publik...
Guardiola Serukan Publik Catalonia Penuhi Stadion untuk Laga Amal Palestina
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
44 menit yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
1 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
2 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
3 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
3 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
4 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved