Misteri Fosil Mirip Alien 13Cm yang Bingungkan Ilmuwan Terungkap

Sabtu, 24 Maret 2018 - 06:57 WIB
Misteri Fosil Mirip...
Misteri Fosil Mirip Alien 13Cm yang Bingungkan Ilmuwan Terungkap
A A A
ATACAMA - Para ilmuwan pernah dibuat bingung dengan temuan fosil mirip alien sepanjang sekitar 13cm di Chili pada tahun 2003. Setelah penelitian yang lama, misteri fosil itu terungkap yakni diduga kuat sebagai janin manusia yang mengalami mutasi genetik yang parah.

Fosil mirip alien itu dinamai "Ata”. Ditemukan terselip di dalam sebuah kantong di belakang gereja di Kota Atacama, Chili.

Tidak seperti fosil yang pernah ditemukan sebelumnya, Ata memiliki tengkorak yang memanjang, kelopak mata cekung yang aneh dan sepuluh pasang tulang rusuk. Manusia pada umumnya memiliki 12 pasang tulang rusuk.

Fitur yang paling aneh dari Ata adalah ukurannya. Meskipun ditemukan dengan bentuk utuh, panjang fosil ini hanya sekitar 6 inci atau sekitar 13cm, tidak lebih besar dari uang kertas dollar Amerika Serikat.

Sebelumnya, jenis kelamin, usia, dan berapa lama telah dikuburkan di gurun Atacama menjadi misteri. Penyebab kematian dan tempat hunian asal fosil ini pun sebelumnya sulit diungkap para ilmuwan.

Para ilmuwan dari Stanford University dan University of California-San Francisco telah melakukan analisis genom yang komprehensif untuk mengungkap misteri fosil Ata.

”Saya telah mendengar tentang spesimen ini melalui seorang teman saya, dan saya berhasil mendapatkan gambaran tentang itu,” kata ilmuwan senior Garry Nolan yang menulis penelitian tersebut dalam siaran persnya.

“Anda tidak dapat melihat spesimen ini dan tidak menganggapnya menarik; itu cukup dramatis. Jadi saya memberi tahu teman saya, 'Lihat, apa pun itu, jika ada DNA, saya bisa melakukan analisis’,” ujarnya.

“Setelah lima tahun penelitian yang sulit, para ilmuwan menyimpulkan bahwa Ata adalah fosil seorang manusia perempuan, kemungkinan janin, yang telah mengalami mutasi genetik yang parah,” katanya.

Selain itu, sisa dari fosil aneh ini tidak setua yang diduga sebelumnya. Menurut Nolan, usianya hanya sekitar 40 tahun.”Meskipun kemungkinan besar janin, ia memiliki komposisi tulang belakang (seperti manusia) 6 tahun, sebuah indikasi bahwa dia mengalami kelainan penuaan tulang yang langka,” imbuh Nolan.

Hasil penelitian juga menunjukkan sejumlah mutasi pada DNA Ata. “Bahwa secara terpisah atau dalam kombinasi, telah berkontribusi terhadap berbagai kelainan bentuk tulang, malformasi wajah atau displasia skeletal, lebih dikenal sebagai dwarfisme,” paparnya.

Penelitian tim ini diterbitkan dalam jurnal Genome Research pada hari Kamis, 22 Maret 2018. Hasil riset tersebut setidaknya bisa menutup misteri yang menyelimuti penemuan fosil yang sangat tidak biasa.
(mas)
Berita Terkait
Cara Kreatif Demonstran...
Cara Kreatif Demonstran Chili Lanjutkan Aksi di Saat Pandemi
Ratusan Mahasiswa di...
Ratusan Mahasiswa di Santiago Chili Demo Tuntut Fasilitas Pendidikan Lebih Baik
Ratusan Warga Chili...
Ratusan Warga Chili Peringati 49 Tahun Kudeta Tahun 1973
Awan Ungu Misterius...
Awan Ungu Misterius Muncul di Langit Bikin Geger Warga Kota Chili
RI-Chili Teken MoU Perdagangan,...
RI-Chili Teken MoU Perdagangan, Peluang Pasar Ekspor Jasa Kian Terbuka
Kebakaran Hutan Kepung...
Kebakaran Hutan Kepung Chili, 22 Tewas
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
10 menit yang lalu
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
19 menit yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
1 jam yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved