Trump Berhati-hati Sikapi Keinginan Korut untuk Berdialog

Rabu, 07 Maret 2018 - 09:58 WIB
Trump Berhati-hati Sikapi...
Trump Berhati-hati Sikapi Keinginan Korut untuk Berdialog
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyambut positif laporan yang menyatakan Korea Utara (Korut) siap untuk melakukan dialog terkait senjata nuklirnya. Laporan tersebut berasal dari sebuah delegasi Korea Selatan (Korsel) yang baru saja kembali dari pembicaraan pertama dengan pemimpin Korut.

"Salah satu cara atau lainnya kita harus melakukan sesuatu, kita tidak bisa membiarkan situasinya membusuk, kita tidak bisa membiarkannya terjadi," kata Trump seperti dikutip dari CBS News, Rabu (7/3/2018).

Dalam pertemuan di Ruang Oval dengan perdana menteri Swedia, Trump mengungkapkan dengan hati-hati sikap optimisme tentang kesediaan Korut untuk bernegosiasi.

"Kita akan lihat, kita akan lihat. Mereka tampaknya bertindak positif. Saya pikir pernyataan mereka dan pernyataan yang keluar dari Korea Selatan dan Korea Utara sangat positif, itu akan menjadi hal yang hebat bagi dunia, hal yang hebat bagi dunia, jadi kita akan lihat bagaimana itu terjadi," tuturnya.

"Saya ingin optimis, tapi saya pikir mungkin ini berjalan lebih jauh daripada yang pernah dilakukan sebelumnya," imbuh Trump.

"Mudah-mudahan itu akan berjalan dengan sangat, sangat damai dan indah. Kami siap untuk menempuh jalan mana saja yang perlu. Saya pikir kami sedang melakukan dialog yang sangat baik," tukasnya.

Setelah pertemuan di Pyongyang antara Kim Jong-un dan pejabat senior Korsel, Seoul mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Korut menyatakan kesediaannya untuk mengadakan dialog sepenuh hati dengan AS mengenai isu-isu denuklirisasi dan hubungan normalisasi.

Pernyataan tersebut juga mengatakan Korut akan menghentikan program nuklirnya sementara negosiasi terus berlanjut.

Saat ditanya mengapa sikap pemimpin Korut Kim Jong-un berubah, Trump mengaku tidak tahu.

"Tidak ada yang tahu. Saya pikir mereka tulus, tapi saya pikir mereka juga tulus karena sanksi dan apa yang kita lakukan terhadap Korea Utara, termasuk bantuan besar yang telah diberikan oleh China," kata Trump.

"Sanksinya sangat, sangat kuat dan sangat menggigit," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Trump Ingin AS Memiliki...
Trump Ingin AS Memiliki Lahan Pangkalan Militer di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Eks Sekjen PBB: De Facto,...
Eks Sekjen PBB: De Facto, Trump Beri Korut Status Negara Nuklir
Trump Bertemu Presiden...
Trump Bertemu Presiden Korsel tapi Justru Memuji Kim Jong-un Berulang Kali
Berita Terkini
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
45 menit yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
1 jam yang lalu
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
3 jam yang lalu
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
4 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
5 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
5 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved