Eks Sekjen PBB: De Facto, Trump Beri Korut Status Negara Nuklir

Rabu, 17 Juni 2020 - 22:57 WIB
loading...
Eks Sekjen PBB: De Facto,...
Mantan Sekjen PBB Ban Ki-moon. Foto/beltandroad.news
A A A
SEOUL - Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Ban Ki-moon mengatakan, Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un memainkan ego dan kegemaran Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untukselebrasi selama pertemuan puncak empat mata di tahun 2018 dan 2019. Ia juga menyebut Pemimpin Kourt tersebut tampaknya telah berhasil memperoleh status negara nuklir secara de facto.

Dalam sebuah wawancara dengan TIME100 Talks, Ban Ki-moon mengatakan bahwa ia "sangat khawatir" tentang uji coba rudal yang sedang berlangsung di Korut, dan AS telah mengubah posisinya tentang perilaku yang dapat diterima rezim Pyongyang.

“Presiden Trump telah mengatakan bahwa tidak apa-apa jika (Korea Utara) menguji beberapa rudal jarak kecil, karena tidak dapat mencapai benua Amerika. Ini bukan hanya keamanan dan keselamatan benua Amerika. Ini adalah keselamatan, keamanan, dan ancaman bagi seluruh umat manusia," kata pria asal Korea Selatan (Korsel) seperti dikutip dari Time, Rabu (17/6/2020).

Trump dan Kim Jong-un telah bertemu tiga kali, sekali di Singapura pada Juni 2018, di Hanoi, Vietnam pada Februari 2019, dan di zona demiliterisasi antara Korut dan Korsel pada Juni 2019. Langkah Trump ke wilayah Korut menandai Presiden AS pertama, meskipun komentator telah mencatat bahwa ada sedikit kemajuan pada proses denuklirisasi Korut sejak itu.

"Presiden Trump telah mampu memberikan kontribusi yang baik, tetapi pada saat ini, sayangnya, dengan hanya memberikan pertemuan puncak tiga kali, (itu) mungkin bermain untuk ego Trump dan kegemarannya untuk perayaan, dan Kim Jong-un tampaknya telah berhasil memperoleh status negara nuklir (secara) de facto,” urai Ban.

"Sekarang, secara memalukan, kita melihat beberapa ketiadaan kepemimpinan Amerika sejak pemerintahan Donald Trump dimulai," kata Ban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Netanyahu Perintahkan...
Netanyahu Perintahkan Militer Israel Serang Pinggiran Kota Beirut
Trump Blak-blakan kepada...
Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!
Rekomendasi
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Berita Terkini
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved