Trump: Rusia Terus Menerus Lindungi Korut
Selasa, 27 Februari 2018 - 18:08 WIB
Trump: Rusia Terus Menerus Lindungi Korut
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menuduh Rusia terus menerus melindungi Korea Utara (Korut). Trump menyatakan, Rusia merusak sanksi AS dan internasional terhadap Korut.
Berbicara saat melakukan pertemuan dengan kepala negara bagian AS di Washington, Trump awalnya melemparkan pujian kepada China atas upayanya untuk mengekang aktivitas ekonomi Korut. Dia kemudian mengecam Rusia karena masih terus menjalanan aktivitas ekonomi dengan Korut.
"Rusia mengirim apa yang sudah China keluarkan dari negara itu," ucap Trump, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (27/2).
Selain Rusia, Trump juga menyalahkan mantan Presiden AS George Bush, Bill Clinton, George W. Bush dan Barack Obama karena gagal untuk mengekang Korut, dengan mengatakan bahwa mereka seharusnya menyelesaikan masalah ini dari jauh-jauh hari.
"Pemerintahan Bush tidak melakukan apa-apa, kedua Bush. Pemerintahan Obama ingin melakukan sesuatu. Dia mengatakan kepada saya bahwa ini adalah masalah terbesar yang dimiliki negara ini, tapi mereka tidak melakukan apapun, dan akan jauh lebih mudah pada masa itu daripada sekarang," ucapnya.
Pernyataan tersebut muncul tiga hari setelah Washington memberlakukan sanksi yang digambarkan sebagai sanksi terbsar AS terhadap negara manapun sampai saat ini, yang berusaha menghentikan perdagangan minyak mentah dan batubara Korut
Berbicara saat melakukan pertemuan dengan kepala negara bagian AS di Washington, Trump awalnya melemparkan pujian kepada China atas upayanya untuk mengekang aktivitas ekonomi Korut. Dia kemudian mengecam Rusia karena masih terus menjalanan aktivitas ekonomi dengan Korut.
"Rusia mengirim apa yang sudah China keluarkan dari negara itu," ucap Trump, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (27/2).
Selain Rusia, Trump juga menyalahkan mantan Presiden AS George Bush, Bill Clinton, George W. Bush dan Barack Obama karena gagal untuk mengekang Korut, dengan mengatakan bahwa mereka seharusnya menyelesaikan masalah ini dari jauh-jauh hari.
"Pemerintahan Bush tidak melakukan apa-apa, kedua Bush. Pemerintahan Obama ingin melakukan sesuatu. Dia mengatakan kepada saya bahwa ini adalah masalah terbesar yang dimiliki negara ini, tapi mereka tidak melakukan apapun, dan akan jauh lebih mudah pada masa itu daripada sekarang," ucapnya.
Pernyataan tersebut muncul tiga hari setelah Washington memberlakukan sanksi yang digambarkan sebagai sanksi terbsar AS terhadap negara manapun sampai saat ini, yang berusaha menghentikan perdagangan minyak mentah dan batubara Korut
(esn)