Perundingan Koalisi Jerman Masih Alot

Senin, 05 Februari 2018 - 07:50 WIB
Perundingan Koalisi...
Perundingan Koalisi Jerman Masih Alot
A A A
BERLIN - Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan kubu konservatif menghadapi negosiasi sulit dengan Partai Sosial Demokrat (SPD), kemarin, saat kedua pihak berupaya membentuk koalisi pemerintahan.

Tidak jelas kapan dua kubu itu dapat mengakhiri perundingan koalisi tersebut. Lebih dari empat bulan setelah pemilu nasional, Jerman mengalami krisis politik sehingga mengkhawatirkan investor dan negara-negara mitra di Uni Eropa (UE). Apalagi saat ini UE menghadapi sejumlah isu penting seperti proses keluarnya Inggris dari blok itu dan reformasi zona euro yang harus segera diputuskan.

Kubu konservatif dan SPD telah menetapkan batas waktu, kemarin, untuk menyepakati “koalisi besar” pemerintahan tapi para politisi menyatakan perundingan dapat terus berlangsung hingga hari ini atau Selasa (6/2). Bahkan kemudian, para anggota SPD masih harus menyetujui kesepakatan apapun yang dibuat.

“Belum mungkin mengatakan berapa lama ini akan berlangsung, kami melakukan pekerjaan bagus kemarin tapi masih ada isu-isu penting yang perlu diselesaikan,” kata Merkel yang telah menjabat selama 12 tahun, sebelum mengikuti lagi negosiasi selanjutnya.

Partai-partai telah mencapai kesepakatan untuk isu energi dan pertanian pada Sabtu (3/2/2018) tapi harus kembali membahas isu layanan kesehatan. Merkel menambahkan, “Saya mengikuti perundingan dengan niat baik hari ini, tapi saya juga memperkirakan kami akan menghadapi negosiasi sulit.”

Ketua SPD Martin Schulz menjelaskan, pihak-pihak yang bertentangan telah mendekat pada banyak isu dalam beberapa hari terakhir tapi tetap sulit memenuhi permintaan partainya untuk menghapus kontrak berjangka tetap untuk para pekerja. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
6 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
7 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
8 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
9 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
10 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
11 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved