Lewat Dewan Keamanan, Palestina Cari Keanggotaan di PBB
Senin, 29 Januari 2018 - 21:45 WIB
Lewat Dewan Keamanan, Palestina Cari Keanggotaan di PBB
A
A
A
RAMALLAH - Menteri Luar Negeri Palestina Riad Malki mengatakan, pihaknya akan mengajukan permohonan ke Dewan Keamanan PBB (DK) PBB pada Februari mendatang untuk mendapatkan keanggotaan penuh di PBB untuk negara Palestina. Selain itu Maliki juga akan meminta perlindungan internasional untuk rakyat Palestina di bawah pendudukan Israel.
Palestina, seperti dilansir Xinhua pada Senin (29/1), diketahui telah mencari keanggotaan penuh di PBB sejak 2011 lalu dan sejak tahun 2012 Palestina telah mendapatkan posisi sebagai pengamat di PBB.
Dalam sebuah wawancara dengan Voice of Palestine, Maliki mengatakan bahwa Palestina akan mendesak masyarakat internasional untuk menghormati komitmen mereka terhadap resolusi DK PBB 2334 yang dibuat pada bulan Desember 2016, yang berkaitan dengan permukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki.
Malki kemudian mengatakan bahwa Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan menghadiri sidang DK PBB yang ketiga pada 23 Februari dan dijadwalkan untuk membahas isu-isu Timur Tengah dengan pejabat tingkat tinggi.
Dia kemudian menambahkan bahwa akan ada pertemuan para donor untuk Palestina di Brussels, yang diharapkan akan berlangsung pada akhir pekan ini, dan sebuah pertemuan para Menteri Luar Negeri Arab yang dijadwalkan pada awal Februari untuk membahas tindakan internasional terkait dengan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel oleh Amerika Serikat (AS).
Palestina, seperti dilansir Xinhua pada Senin (29/1), diketahui telah mencari keanggotaan penuh di PBB sejak 2011 lalu dan sejak tahun 2012 Palestina telah mendapatkan posisi sebagai pengamat di PBB.
Dalam sebuah wawancara dengan Voice of Palestine, Maliki mengatakan bahwa Palestina akan mendesak masyarakat internasional untuk menghormati komitmen mereka terhadap resolusi DK PBB 2334 yang dibuat pada bulan Desember 2016, yang berkaitan dengan permukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki.
Malki kemudian mengatakan bahwa Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan menghadiri sidang DK PBB yang ketiga pada 23 Februari dan dijadwalkan untuk membahas isu-isu Timur Tengah dengan pejabat tingkat tinggi.
Dia kemudian menambahkan bahwa akan ada pertemuan para donor untuk Palestina di Brussels, yang diharapkan akan berlangsung pada akhir pekan ini, dan sebuah pertemuan para Menteri Luar Negeri Arab yang dijadwalkan pada awal Februari untuk membahas tindakan internasional terkait dengan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel oleh Amerika Serikat (AS).
(esn)