DK PBB Kecam Serangan Bom Ambulans di Kabul

Minggu, 28 Januari 2018 - 16:51 WIB
DK PBB Kecam Serangan...
DK PBB Kecam Serangan Bom Ambulans di Kabul
A A A
NEW YORK - Dewan Keamanan (DK) PBB telah melemparkan kecaman keras atas serangan bom ambulans yang terjadi di Ibu Kota Afghanistan, Kabul. Serangan itu menewaskan setidaknya 95 orang dan melukai puluhan lainnya.

Dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (28/1), DK PBB mengungkapkan simpati dan belasungkawa terdalam kepada keluarga korban dan pemerintah Afghanistan.
DK PBB menggarisbawahi kebutuhan untuk menemukan dan menangkap para pelaku, pemodal dan sponsor tindakan-tindakan terorisme dan membawa mereka ke pengadilan, dan mendesak semua negara untuk bekerja sama secara aktif dengan pemerintah Afghanistan dan juga semua otoritas terkait lainnya dalam hal ini.
"Terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya merupakan salah satu ancaman paling serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional,semua negara harus memerangi segala ancaman terhadap keamanan dan perdamaian internasional yang disebabkan oleh tindakan teroris," kata DK PBB.
Kecaman serupa juga sebelumnya disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Gutteres menyatakan, serangan tersebut adalah pelanggaran serius terhadap HAM dan hukum kemanusiaan internasional.
"Serangan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil adalah pelanggaran berat hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional dan tidak akan pernah dapat dibenarkan. Mereka yang bertanggung jawab atas serangan hari ini harus dibawa ke pengadilan," ucap pria asal Argentina tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Kowani Hadiri Sidang...
Kowani Hadiri Sidang CSW ke-67 di Markas PBB
4 Tugas Berat Sekjen...
4 Tugas Berat Sekjen PBB, dari CEO hingga Penjaga Perdamaian
5 Syarat Menjadi Sekjen...
5 Syarat Menjadi Sekjen PBB, Salah Satunya Memiliki Jaringan dan Pergaulan Internasional
Siapa Saja Sekjen PBB...
Siapa Saja Sekjen PBB dari Masa ke Masa? 2 Orang Berasal dari Asia
Dinilai Sudah Tak Berfungsi,...
Dinilai Sudah Tak Berfungsi, Sekjen PBB Serukan Reformasi Lembaga Multilateral Dunia
Belum Bayar Iuran PBB,...
Belum Bayar Iuran PBB, Iran Terancam Kehilangan Hak Suara
Berita Terkini
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
16 menit yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
1 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
1 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
3 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
4 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved