Kelompok Bersenjata Serbu Klub Malam di Brazil, 14 Tewas

Minggu, 28 Januari 2018 - 09:22 WIB
Kelompok Bersenjata...
Kelompok Bersenjata Serbu Klub Malam di Brazil, 14 Tewas
A A A
BRASILIA - Aksi penembakan massal terjadi di barat laut Brazil. Sekelompok orang bersenjata berat menyerbu sebuah pesta di sebuah klub malam lokal menyebabkan belasan orang tewas.

Sedikitnya 15 orang bersenjata tiba di tiga mobil bersenjata berat pada pukul 1.30 Sabtu dini hari. Mereka kemudian melepaskan senjata mereka saat mereka memasuki klub malam Forró do Gago.

Saksi mata mengatakan bahwa penembak tiba di tiga mobil bersenjata berat dan kemudian memberondong klub malam tersebut.

Orang-orang melarikan diri dari klub dan berlindung di rumah-rumah terdekat saat tembakan berlangsung selama setengah jam, para saksi memberi tahu media lokal, O Globo.

Rekaman setelah kejadian menunjukkan bercak darah di tanah di luar klub di daerah Cajazeiras, Fortaleza, sebuah kota pesisir di negara bagian Ceará.

Dikutip dari Independent, Minggu (28/1/2018), 14 orang tewas dalam aksi penembakan di sebuah klub malam . Sementara menurut otoritas keamanan setempat setidaknya enam lainnya, beberapa diantaranya adalah anak-anak, terluka.

Dua belas orang meninggal di tempat kejadian dan dua lainnya dinyatakan meninggal kemudian di rumah sakit. Sedikitnya seorang pria, empat wanita, dan dua remaja dilaporkan termasuk di antara korban tewas.

Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dan dua anak perempuan berusia 16 tahun dilaporkan termasuk di antara korban luka-luka yang terluka.

Surat kabar O'Globo mengatakan bahwa penembakan tersebut merupakan yang paling mematikan dalam sejarah kota.

Polisi mengerahkan sebuah helikopter untuk mencari orang-orang bersenjata tersebut namun tidak ada laporan penangkapan. Saksi mata dikatakan tidak mau memberikan informasi kepada pihak berwenang karena takut akan aksi balas dendam.

Polisi meyakini aksi penembakan tersebut terkait dengan persaingan antara kelompok narkoba, namun banyak dari mereka yang tewas dianggap pihak yang tidak bersalah tanpa hubungan dengan kejahatan terorganisir.

Ceará memiliki tingkat kekerasan tertinggi kedua di antara negara bagian Brasil lainnya, menurut surat kabar Estadao, dengan pedagang obat terlarang menjadi pihak yang disalahkan atas meningkatnya aksi pertumpahan darah.
(ian)
Berita Terkait
Agama Warga Negara Brazil...
Agama Warga Negara Brazil dan Persentasenya
Uskup Brazil Mundur...
Uskup Brazil Mundur setelah Rekaman Video Seks Bocor
Sejumlah Fakta Menarik...
Sejumlah Fakta Menarik Legenda Sepakbola Brazil Pele
Neymar Cs Bentangkan...
Neymar Cs Bentangkan Foto Pele Usai Singkirkan Korea Selatan
Presiden Brazil Akhirnya...
Presiden Brazil Akhirnya Ucapkan Selamat pada Biden
Sebut Warga Brazil Berasal...
Sebut Warga Brazil Berasal dari Hutan, Presiden Argentina Minta Maaf
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
44 menit yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
1 jam yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
2 jam yang lalu
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
11 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
13 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
13 jam yang lalu
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved