Menhan AS Takjub Lihat Kopassus Minum Darah Kobra

Rabu, 24 Januari 2018 - 22:31 WIB
Menhan AS Takjub Lihat...
Menhan AS Takjub Lihat Kopassus Minum Darah Kobra
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) James Norman Mattis takjub dengan atraksi berbahaya para anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus), pasukan elite Angkatan Darat Tentara Nasional Indonesia (TNI). Salah satu atraksi yang membuat Mattis terkesan adalah saat anggota Kopassus memenggal kepala ular kobra dan meminum darahnya.

Kepala Pentagon itu beberapa kali terlihat menyeringai melihat aksi para anggota Kopassus di Jakarta pada Rabu (24/1/2018).

Selain menenggak darah ular kobra, Mattis disuguhi atraksi berbahaya lain dari anggota Kopassus. Yakni, berguling-guling di atas pecahan beling, berbaring di atas ranjang paku, berjalan di atas api, hingga memecahkan batu bata dengan kepala.

Aksi Kopassus menembak dengan mata tertutup juga membuat Menhan AS itu terkesan. Aksi berbahaya ini melibatkan seorang tentara yang meletakkan balon merah di antara kedua kakinya dan tentara lain dengan mata tertutup menembak balon tersebut.

Ada juga tentara yang meletakkan balon di atas kepalanya dan rekannya menembak balon itu dengan jitu.

"Ular itu! Anda lihat cara mereka melumpuhkan dan meraihnya? Cara mereka membanting ular itu, si ular jadi cepat lemas," kata Mattis kepada wartawan saat dalam perjalanan menuju Vietnam, seperti dilansir dari Reuters.

Bagi Kopassus, atraksi berbahaya yang membuat Mattis bertepuk tangan itu sudah hal biasa dan kerap ditampilkan.

”Anda bisa membayangkan berapa banyak latihan yang dilakukan pasukan ini, sehingga mereka bisa melakukannya. Kalau Anda lihat sebuah pasukan bisa melakukan itu, Anda bisa membayangkan mereka juga bisa melakukan hal yang lebih dari itu bersama-sama,” ujar Mattis.

Puncak demonstrasi para tentara Indonesia itu menampilkan adegan penyelamatan sandera. Dua helikopter Huey meraung di atas kepala saat pasukan operasi khusus turun dengan dua anjing yang terikat erat bersama mereka. Lagu tema dari ”Mission Impossible” terdengar dari speaker.

Tim-tim penyelamat tersebut melompat ke dalam pickup lapis baja hitam dan berkumpul di sebuah truk dengan para militan yang disimulasikan. Seekor anjing melompat ke dalam taksi dan yang lainnya menjatuhkan salah satu penyerang.

Mattis berharap dapat menjalin hubungan baru dengan militer Indonesia. Namun, Kopassus yang telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia oleh AS di masa lalu dilarang bekerja sama dengan mitranya dari Pentagon hingga saat ini.

Letnan Kolonel Chris Logan, seorang juru bicara Pentagon, mengaku tidak memiliki informasi mengenai personel Kopassus yang terlibat dalam atraksi tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Amerika Serikat Dukung...
Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat Vs Indonesia
BRICS Menambah Indonesia,...
BRICS Menambah Indonesia, Waspadai Ancaman Amerika Serikat
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved