Puigdemont Yakin Didukung Parlemen Jadi Presiden Catalonia

Rabu, 24 Januari 2018 - 13:00 WIB
Puigdemont Yakin Didukung...
Puigdemont Yakin Didukung Parlemen Jadi Presiden Catalonia
A A A
KOPENHAGEN - Mantan Presiden Catalonia Carles Puigdemont menyatakan kembalinya dari pengasingan ke Barcelona akan bagus bagi demokrasi Spanyol. Meski demikian, dia tidak mengatakan apakah akan kembali ke Spanyol.

Puigdemont saat berada di Copenhagen, kemarin, menyatakan, mayoritas parlemen Catalonia mendukung dia sebagai presiden di wilayah itu setelah pemilu pada Desember. Partai-partai pendukung kemerdekaan meraih suara mayoritas dalam pemilu parlemen tersebut. "Saya presiden terpilih dan di sana mayoritas di parlemen kita juga mencalonkan saya sebagai presiden sehingga itu bagian dari solusi," ujar Puigdemont saat berkunjung ke Copenhagen, Selasa (23/1/2018), dikutip kantor berita Reuters.

Saat ditanya apakah dia akan kembali ke Spanyol, Puigdemont menjawab, "Kembalinya saya di Barcelona tidak hanya akan menjadi berita bagus bagi rakyat Catalan yang mendukung kami, tapi juga rakyat Spanyol dan demokrasi Spanyol." Kendati demikian, Puigdemont tidak menyatakan kapan dia akan kembali ke Spanyol.

Pada Senin (22/1/2018), parlemen Catalonia mencalonkan Puigdemont sebagai kandidat presiden di wilayah itu. Pemerintah Spanyol memecat Puigdemont dari jabatan presiden pada Oktober lalu, setelah dia menggelar referendum ilegal dan mendeklarasikan kemerdekaan Catalonia. Puigdemont kemudian lari ke Belgia saat Pemerintah Spanyol mengajukan dakwaan pemberontakan dan penghasutan padanya. Spanyol juga mengontrol langsung Catalonia dan menggelar pemilu parlemen baru.

"Saya mengundang semua partai negara ini untuk melakukan upaya yang dapat memberi hasil positif," ujar Puigdemont.

Sementara itu, otoritas Spanyol mengawasi perbatasan untuk memastikan Puigdemont tidak mengambil jalur belakang untuk masuk ke negara itu dan dilantik sebagai presiden oleh parlemen Catalonia. Pemerintah Spanyol menegaskan tidak seorang pun bisa dipilih atau memimpin dari negara lain. Menteri Dalam Negeri Spanyol Juan Ignacio Zoido khawatir Puigdemont berupaya kembali ke parlemen di Barcelona untuk mengikuti voting pemilihan dia sebagai presiden Catalonia.

"Kami pastikan ini tidak dapat terjadi, di perbatasan dan dalam perbatasan, di mana pun," katanya pada jaringan Antena 3 TV. Menurut Zoido, otoritas Spanyol telah bekerja siang dan malam untuk mencegah semua upaya Puigdemont kembali ke negara itu tanpa terdeteksi. "Kami akan pastikan dia tidak dapat masuk, meski bersembunyi di dalam mobil," katanya.

Para anggota parlemen Catalonia akan menggelar voting untuk pencalonan Puigdemont pada 31 Januari nanti. Puigdemont telah mencabut permintaan agar diizinkan voting memilih dia dengan diwakilkan. Tidak jelas mengapa dia mencabut permintaan itu atau apakah dia berencana berada di parlemen secara langsung untuk mengikuti voting presiden baru tersebut.
(amm)
Berita Terkait
Mengerikan! Arkeolog...
Mengerikan! Arkeolog Temukan Jejak Kematian Hitam di Catalonia Spanyol
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
Wabah Covid-19 Merebak,...
Wabah Covid-19 Merebak, Warga Prancis Diminta Tidak Sambangi Catalonia
5 Fakta 2 Partai Separatis...
5 Fakta 2 Partai Separatis Catalonia yang Mengguncang Politik Spanyol
Guardiola Serukan Publik...
Guardiola Serukan Publik Catalonia Penuhi Stadion untuk Laga Amal Palestina
Hajar Prancis, Begini...
Hajar Prancis, Begini Potret Kemenangan Spanyol menuju Final Euro 2024
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
5 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved