Sudah 40 Tahun Tinggal di AS, Dokter Imigran Dicokok Petugas Imigrasi

Selasa, 23 Januari 2018 - 10:01 WIB
Sudah 40 Tahun Tinggal...
Sudah 40 Tahun Tinggal di AS, Dokter Imigran Dicokok Petugas Imigrasi
A A A
MICHIGAN - Seorang dokter yang telah berada di Amerika Serikat (AS) selama hampir 40 tahun ditangkap oleh dinas imigrasi. Ia ditangkap setelah pemerintah Trump menolak upayanya untuk memperbarui kartu hijaunya.

Lukas Niec, seorang dokter penyakit dalam yang terkenal di rumah sakit di Kalamazoo, Michigan, dijemput oleh petugas penegakan imigrasi dan bea cukai selama akhir pekan. Kini ia dilaporkan mendekam di sel penjara, menunggu kabar kapan ia akan dizinkan kembali ke kehidupan normalnya.

Niec adalah seorang dokter penyakit dalam di Rumah Sakit Methodist Bronson Kalamazoo. Ia pindah ke AS hampir 40 tahun yang lalu saat ia berusia lima tahun. Orang tuanya membawanya dari Polandia pada tahun 1979, di samping saudara perempuannya.

"Pada tahun 1979, kedua orang tua saya keduanya dokter, meninggalkan Polandia, dan mengambil dua koper dan dua anak kecil - saudara laki-laki saya berumur lima tahun, dan saya berusia enam tahun, dan mereka datang ke sini untuk kehidupan yang lebih baik untuk anak-anak mereka," jelas Iwona Niec-Villaire, saudara perempuan Niec, seperti dinukil dari Independent, Selasa (23/1/2018).

Tapi sekarang Niec berpotensi di deportasi setelah tinggal di AS untuk sebagian besar hidupnya.

"Ia bahkan tidak berbicara bahasa Polandia," ujar Niec-Villaire, yang sekarang seorang pengacara.

Penangkapan tersebut dilakukan pada hari Selasa sementara Niec tengah menikmati hari libur bersama anak-anaknya di sebuah danau yang dimiliki dekat Kalamazoo. Tiga agen Imigrasi dan Bea Cukai memasuki rumah dan membawanya ke tahanan.

"Sementara Bronson Healthcare, seperti orang lain, menghormati undang-undang dan peraturan mengenai imigrasi Amerika Serikat, kami mengikuti situasi seputar penahanan Dr. Lukasz Niec dengan seksama dan melakukan semua yang kami bisa untuk mengadvokasi Dr. Niec," bunyi keterangan dari rumah sakit tempatnya bekerja.

"Kami telah berhubungan dengan perwakilan terpilih kami dan kami meminta petugas imigrasi berkoordinasi dengan pengacara Dr. Niec untuk mengeksplorasi semua opsi untuk memastikan pembebasannya segera dari penahanan," sambung pernyataan itu.

Pemerintahan Trump telah mengawasi lonjakan penangkapan imigran selama setahun terakhir, dan dinas imigrasi AS mengatakan bahwa prioritas untuk penangkapan dan penggerebekan yang dilakukan adalah untuk menargetkan individu-individu dengan sejarah kriminal atau berbahaya. Sementara penangkapan telah meningkat, jumlah kunjungan lebih sedikit selama Presiden Donald Trump menjabat.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
7 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
8 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
9 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
10 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
11 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
12 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved