Jepang Mulai Produksi Massal Rudal Anti Kapal XASM-3

Sabtu, 20 Januari 2018 - 06:47 WIB
Jepang Mulai Produksi...
Jepang Mulai Produksi Massal Rudal Anti Kapal XASM-3
A A A
TOKYO - Kementerian Pertahanan Jepang telah secara resmi menyelesaikan pengembangan rudal anti-kapal supersonik barunya. Produksi massal rudal yang dijuluki XASM-3 itu dijadwalkan akan dimulai pada 2019 seperti dilaporkan media setempat.

"Rudal XASM-3 diperkirakan akan menggantikan model yang lebih tua seperti rudal udara-ke-kapal tipe 80 dan Tipe 93 yang dibawa oleh jet tempur multirole Angkatan Udara Bela Diri Angkatan Udara Jepang," seperti disadur Sputniknews dari The Diplomat, Sabtu (20/1/2018). Masing-masing jet tempur akan mampu membawa dua rudal baru tersebut.

Rudal anti-kapal, yang bisa mencapai kecepatan Mach 3, akan menjadi rudal supersonik pertama yang dibuat oleh negara kepulauan tersebut.

Meskipun perkembangan rudal dimulai pada tahun 2003, fase pengujian sebenarnya tidak dimulai sampai tahun 2005, ketika para pejabat melakukan total 15 tes injeksi. Analisis proyek tersebut tidak diselesaikan sampai akhir 2017.

Pada bulan Agustus 2017, saat para pejabat menganalisis rudal tersebut, Badan Akuisisi Teknologi dan Logistik Jepang (ATLA) merilis rekaman untuk pertama kalinya rudal diuji.

Seperti laporan sebelumnya, langkah Tokyo untuk membangun senjata baru merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempertahankan ancaman yang ditimbulkan oleh angkatan laut China.

"Pengenalan rudal baru ditujukan untuk menjaga angkatan laut China - yang telah melakukan tindakan dengan tangan tinggi di Laut Cina Timur dan tempat-tempat lain - di cek," Yomiuri Shimbun melaporkan pada bulan Juli 2017.

Tanah Matahari Terbit itu dilaporkan juga mengembangkan rudal anti kapal baru berbasis darat dalam upaya untuk meningkatkan pertahanannya di pulau-pulau yang dikuasai Jepang di Laut Cina Timur.

Jepang juga dilaporkan akan mempersenjatai jet tempur siluman baru F-35A dengan generasi baru rudal pemandu presisi yang diharapkan beroperasi pada tahun 2025.
(ian)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
46 menit yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
1 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
3 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
3 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
4 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
5 jam yang lalu
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved