Trump Sunat Bantuan Palestina, Belgia Siap Sumbang Rp306 M

Kamis, 18 Januari 2018 - 23:36 WIB
Trump Sunat Bantuan...
Trump Sunat Bantuan Palestina, Belgia Siap Sumbang Rp306 M
A A A
BRUSSELS - Belgia bereaksi terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memotong bantuan untuk Palestina. Belgia berjanji untuk menyumbangkan tambahan dana sebesar Rp306 miliar guna membantu mengatasi kekurangan tersebut.

Pengumuman tersebut dikeluarkan sehari setelah AS mengurangi dana untuk UNRWA sebesar USD65 juta atau sekitar Rp867 miliar. UNRWA adalah badan bantuan dan pengungsi Palestina PBB.

Alexander De Croo, wakil perdana menteri Belgia dan menteri bantuan internasional mengatakan UNRWA adalah pelampung kehidupan terakhir bagi banyak warga Palestina.

"Saya sangat menghormati pekerjaan UNRWA, yang harus beroperasi dalam situasi yang paling sulit dan berbahaya. Kondisi hidup di Gaza, Suriah, Tepi Barat dan tempat lain di kawasan ini sangat sulit," katanya.

"Bagi banyak pengungsi Palestina, UNRWA adalah pelampung kehidupan terakhir. Dengan bantuan UNRWA, setengah juta anak-anak Palestina bisa bersekolah. Ini mencegah mereka terjerumus ke radikalisasi dan kekerasan ekstrem," imbuhnya seperti dikutip dari Independent, Kamis (18/1/2018).

Washington pada hari Selasa mengumumkan bahwa pihaknya akan menahan USD65 juta dari paket bantuan senilai USD125 juta untuk badan PBB tersebut.

Trump berargumen dalam sebuah tweet bahwa AS tidak mendapat apresiasi atau penghargaan atas bantuan tersebut. Trump mengklaim bahwa warga Palestina tidak lagi bersedia untuk melakukan negosiasi damai.

Pemerintah Belgia mengatakan bahwa cicilan pertama dari janji tersebut akan segera dilakukan, mengingat situasi mendesak tersebut. Badan PBB tersebut telah membuat puluhan guru dan pekerja kamp pengungsi menganggur dalam beberapa pekan terakhir, dengan alasan penundaan pengiriman paket bantuan AS.

UNRWA diciptakan pada tahun 1949 untuk memberikan bantuan kepada pengungsi Palestina, yang pada saat itu berjumlah sekitar 700 ribu setelah Perang Arab-Israel pecah pada 1948.

Sekarang badan itu memberikan dukungan melalui perumahan, perawatan kesehatan dan pendidikan untuk sekitar lima juta orang Palestina, termasuk di wilayah pendudukan, Suriah, Lebanon, dan Yordania.
(ian)
Berita Terkait
Partai TRUMP Diluncurkan...
Partai TRUMP Diluncurkan di Belgia, Berikut 4 Alasannya
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Palestina Sambut Gembira...
Palestina Sambut Gembira Kekalahan Donald Trump di Pemilu AS
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
52 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
2 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
3 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
4 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
5 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
7 jam yang lalu
Infografis
Kebakaran Baru di Los...
Kebakaran Baru di Los Angeles, Trump Justru Ancam Hentikan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved