Tidak Menggunakan Nama Resmi, Korut Sebut AS Kurang Ajar
Kamis, 18 Januari 2018 - 06:02 WIB
Tidak Menggunakan Nama Resmi, Korut Sebut AS Kurang Ajar
A
A
A
NEW YORK - Korea Utara (Korut) menyebut tingkah laku Amerika Serikat (AS) kurang ajar karena gagal menggunakan nama resmi negara itu, Republik Demokratik Rakyat Korea. Rezim Pyongyang pun menuntut permintaan maaf dari Washington.
Konselor Korut, Ri Song-chol, membuat permintaan itu pada pertemuan komite PBB yang berurusan hubungan dengan AS. Ia pun kemudian mengungkapkan penyebab dari permintaannya.
Seperti dikutip dari ABC News.go, Kamis (18/1/2018), Song-chol mengatakan pihaknya telah membuat permintaan rutin kepada misi diplomatik AS untuk memperbarui kartu pembebasan pajak untuk seorang diplomat pada awal Desember. Namun, ia sangat terkejut ketika kartu baru tersebut kembali menggunakan nama negara tersebut sebagai Korea Utara.
Song-chol mengatakan pihaknya menganggap ini adalah kesalahan teknis. Namun ia terkejut mendengar bahwa Departemen Luar Negeri AS di Washington menolak untuk mengubah nama negara tersebut menjadi Republik Demokratik Rakyat Korea.
Konselor Korut, Ri Song-chol, membuat permintaan itu pada pertemuan komite PBB yang berurusan hubungan dengan AS. Ia pun kemudian mengungkapkan penyebab dari permintaannya.
Seperti dikutip dari ABC News.go, Kamis (18/1/2018), Song-chol mengatakan pihaknya telah membuat permintaan rutin kepada misi diplomatik AS untuk memperbarui kartu pembebasan pajak untuk seorang diplomat pada awal Desember. Namun, ia sangat terkejut ketika kartu baru tersebut kembali menggunakan nama negara tersebut sebagai Korea Utara.
Song-chol mengatakan pihaknya menganggap ini adalah kesalahan teknis. Namun ia terkejut mendengar bahwa Departemen Luar Negeri AS di Washington menolak untuk mengubah nama negara tersebut menjadi Republik Demokratik Rakyat Korea.
(ian)