India: Negara Seharusnya Tidak Mendukung Terorisme

Jum'at, 05 Januari 2018 - 22:45 WIB
India: Negara Seharusnya...
India: Negara Seharusnya Tidak Mendukung Terorisme
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri India, Sushma Swaraj menyatakan, pihaknya sangat mengecam keras terorisme dan menegaskan bahwa seharusnya sebuah negara tidak memberikan dukungan kepada terorisme.

Berbicara pasca melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi di Jakarta pada Jumat (5/1), Swaraj menuturkan, kawasan Indo-Pasifik saat ini tengah menghadapi tantangan dan ancaman baru. Ancaman itu adalah terorisme dan kejahatan cyber.

Dia menuturkan, India dan Indonesia sepakat untuk meningkatkan kerjasama guna menghadapi ancaman kerjasama. Kerjasama itu bukan hanya sebatas pada kerjasma keamanan, tapi juga ekonomi.

"Ada konsensus bahwa penguatan Kerjasama Strategis bilateral dengan menambahkan lebih banyak kerjasama pertahanan dan keamanan dan diversifikasi hubungan ekonomi dan investasi harus menjadi komponen kunci dari strategi apapun untuk memanfaatkan potensi kawasan Indo-Pasifik dan untuk secara efektif menghadapi tantangan terorisme termasuk maritim terorisme, keamanan dan keamanan maritim, memerangi penangkapan ikan ilegal dan penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan serta pencematan laut dan degradasi lingkungan," kata Swaraj.

Dia kemudian mengatakan, India sangat mengutuk terorisme, tanpa peduli bentuknya. Swaraj lalu menyatakan, negara harusnya membantu mengatasi terorisme, dan bukan memberikan dukungan kepada mereka,

"Kami dengan tegas menentang terorisme dalam segala bentuk, terlepas dari motivasi dan asal usulnya. Kami menyatakan penolakan kuat terhadap pendekatan selektif untuk menghadapi ancaman global ini, dan meminta semua negara untuk berhenti memberikan sponsor negara atas terorisme dan tidak mendorong wilayah mereka digunakan untuk membangun tempat perlindungan teroris yang aman," ungkapnya.

Swaraj menambahkan, Indonesia sebagai salah satu negara terbesar, demokrasi yang paling beragam, dan ekonomi terbesar di kawasan Indo-Pasifik memiliki peran penting dalam evolusi arsitektur keamanan baru di wilayah Indo-Pasifik.
(esn)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
40 menit yang lalu
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
1 jam yang lalu
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
2 jam yang lalu
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
10 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
11 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved