Pesawat Pembom Nuklir Rusia Manuver di Indonesia, Australia Ketakutan

Selasa, 02 Januari 2018 - 06:47 WIB
Pesawat Pembom Nuklir...
Pesawat Pembom Nuklir Rusia Manuver di Indonesia, Australia Ketakutan
A A A
CANBERRA - Latihan atau manuver pesawat pembom strategis berkemampuan nuklir Rusia di Biak, Indonesia, pada Desember lalu membuat militer Australia ketakutan. Australia takut kegiatan militernya di Darwin dimata-matai pesawat Tu-95MS tersebut.

Pangkalan Angkatan Udara Australia (RAAF) di Darwin mendapat peringatan siaga tinggi ketika latihan pesawat pembom strategis Rusia berlangsung di atas perairan internasional di dekatnya.

Media setempat, ABC semalam (1/1/2018), mengutip keterangan Departemen Pertahanan Australia menyatakan bahwa RAAF Base Darwin—rumah bagi sekitar 400 personel dan beberapa unit kelompok pendukung tempur, pengintaian dan respons—memasuki “periode singkat” siaga tinggi di tengah latihan Rusia di Indonesia awal bulan lalu.

Seperti diketahui, pesawat jarak jauh strategis Rusia, termasuk dua pesawat Ilyushin-76 dan dua pembom strategis Tu-95MS berkemampuan nuklir, tiba di sebuah pangkalan militer di Biak, Indonesia, bulan lalu untuk latihan navigasi. Latihan ini mencakup misi pengintaian udara di perairan netral di Samudera Pasifik Selatan.

Dalam peringatannya, Departemen Pertahanan Australia tidak secara khusus menyebut latihan Rusia sebagai pemicunya. ”Pangkalan Darwin mempertahankan tingkat kesiapan yang sesuai untuk merespons keadaan yang berkembang,” bunyi peringatan departemen tersebut, yang menambahkan bahwa tidak ada pesawat asing yang beroperasi di wilayah udara Australia ketika latihan pesawat Rusia berlangsung.

Ketakutan Australia tentang latihan Rusia terjadi di tengah laporan sebuah surat kabar kebijakan luar negeri pemerintah setempat yang menuduh Rusia melakukan aktivitas yang tidak stabil. Laporan itu menyerukan agar Australia lebih dekat dengan NATO.

“Mengingat peran dan jangkauan internasionalnya, kebijakan Rusia mempengaruhi Australia baik secara langsung maupun tidak langsung. Kami akan menangani Rusia dengan hati-hati untuk memajukan kepentingan kita, di mana kita melihat ruang lingkup,” tulis surat kabar pemerintah tersebut.

Rusia sendiri menegaskan bahwa semua latihannya di luar negeri, termasuk misi di Indonesia, dilakukan sesuai dengan hukum udara internasional.
(mas)
Berita Terkait
Pidato Sore Ini, Presiden...
Pidato Sore Ini, Presiden Ukraina Akan Minta Lebih Banyak Senjata ke Tetangga Indonesia
Australia Protes ke...
Australia Protes ke Indonesia Terkait Rusia Minta Gunakan Pangkalan Militer di Papua
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Makin Sulit Pasok Tank ke Ukraina
Australia Putus Sewa...
Australia Putus Sewa Kedutaan Besar Rusia
Ingin Pukul Mundur Tentara...
Ingin Pukul Mundur Tentara Rusia, Negara Tetangga Indonesia Ini Akan Kirim Tank ke Ukraina
Rusia Ancam Negara Tetangga...
Rusia Ancam Negara Tetangga Indonesia jika Kirim Pasukan ke Ukraina
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
18 menit yang lalu
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
2 jam yang lalu
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
3 jam yang lalu
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
4 jam yang lalu
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
5 jam yang lalu
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved