Suhu Dingin Ekstrem Melanda AS

Sabtu, 30 Desember 2017 - 08:08 WIB
Suhu Dingin Ekstrem...
Suhu Dingin Ekstrem Melanda AS
A A A
MINNESOTA - Suhu dingin ekstrem melanda Amerika Serikat (AS) bagian utara dan Kanada, kemarin. Perkiraan cuaca memperingatkan suhu beku akan terus berlangsung hingga awal 2018.

International Falls di Mennesota, AS, mengalami suhu hingga minus 38,3 derajat Celsius. Negara bagian itu pun menyatakan sebagai “Bok Es Bangsa” karena suhu dingin tersebut.

Di Erie, Pennsylvania, salju turun setebal 1,5 meter sejak Hari Natal. Di rumah sakit UPMC Hamot, Erie, para pegawai menggunakan kendaraan penggerak empat roda (4WD) untuk membawa para pembersih salju ke rumah sakit agar tempat itu dapat tetap beroperasi. “Beberapa pegawai bermalam di rumah sakit itu untuk menghindari terjebak di jalanan yang diselimuti salju,” papar Jim Donnelly, kepala perawat rumah sakit.

Pasukan Garda Nasional telah dikerahkan untuk membantu membersihkan salju yang sangat tebal. “Akan ada lebih banyak salju, terutama sekitar wilayah Great Lakes, setelah pekan ini,” ungkap para pejabat setempat, dikutip BBC.

Dua kota di New Jersey telah membatalkan acara mandi air es, saat ratusan orang lari ke Samudera Atlantik yang sangat dingin pada Hari Tahun Baru. Pejabat lokal di Ventnor dan Ocean City telah membatalkan acara itu karena alasan keamanan.

Acara tahunan bola jatuh di Times Square, New York City diperkirakan digelar saat suhu dingin mendekati rekor. Ratusan ribu orang biasanya menghadiri acara menyambut Tahun Baru tersebut. Suhu di saat acara itu diperkirakan mencapai minus 12 derajat Celsius.

“Ini benar-benar dingin tapi saya suka ini. Jari-jari saya terasa seperti akan putus tapi ini oke,” papar Tashena Eason, 28, yang berprofesi sebagai perawat dari Miami, Florida, pada kantor berita Reuters.

Beberapa wilayah di New York juga mengalami salju setebal lima kaki. Petugas pemadam kebakaran di kota Lorraine melaporkan mereka telah menggali salju untuk menyelamatkan seorang perempuan yang terjebak di dalam rumahnya.

Petugas perkiraan cuaca menjelaskan, angin kencang akan membuat suhu terus turun. Angin beku membuat suhu mencapai minus 17 derajat Celsius di New England, New York City dan Philadelphia.

Pemerintah memperingatkan warga agar melakukan tindakan untuk mencegah frostbite dan hipotermia dengan merangkap lapisan pakaian hangat. Badan perkiraan cuaca memperingatkan, bagian kulit yang terbuka dapat mengalami frostbit dalam waktu kurang dari 30 menit.

Di Tioga, North Dakota, sekitar 320 km utara Bismarck, suhu mencapai minus 26 derajat Celsius pada Kamis (28/12) siang.

“Di Chicago, seorang pria berusia 62 tahun tewas akibat kedinginan saat dia ditemukan tak bergerak di mobilnya,” ungkap laporan CBS.

Di Kansas, kondisi jalanan yang berlapis es mengakibatkan kecelakaan mobil yang menewaskan empat orang pada Selasa (26/12).

Angin arktik diperkirakan terus berhembus menuju AS selama akhir pekan. Otoritas memperingatkan, liburan Tahun Baru kali ini akan terasa sangat dingin.

Saat ini tagar #ItSoCold menjadi trending teratas topik Twitter di AS pada Kamis (28/12).

Beberapa wilayah di Kanada bahkan lebih dingin suhunya dibandingkan Kutub Utara atau planet Mars.

Adapun pemerintah Inggris memperingatkan, salju, es dan angin dingin dapat mempersulit kondisi perjalanan di beberapa wilayah. Suhu turun mencapai minus 12 derajat Celsius di Loch Glascarnoch, Dataran Tinggi Skotlandia, kemarin malam.

Salju tebal juga memaksa bandara Glasgow menghentikan penerbangan sementara. Salju juga turun di bagian utara England dan selatan Pennines.

Para pengemudi diperingatkan kondisi jalanan sangat sulit. Pengelola jalan tol di England meminta para pengguna merencanakan perjalanan mereka dengan baik, termasuk memperhatikan laporan cuaca dan membawa peralatan untuk mengatasi keadaan darurat jika mobil terjebak salju. Warga diminta membawa makanan, air, dan sekop saat melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi, untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk terjebak salju.

Peringatan kuning untuk salju juga diterapkan di Irlandia Utara, utara England dan selatan Skotlandia. Adapun di bagian selatan Wales dan barat daya England, muncul peringatan kuning untuk embusan angin. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
2 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
3 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
4 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
4 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved