Kremlin: Sanksi Berisiko Hancurkan Hubungan Rusia-AS

Senin, 25 Desember 2017 - 20:35 WIB
Kremlin: Sanksi Berisiko...
Kremlin: Sanksi Berisiko Hancurkan Hubungan Rusia-AS
A A A
MOSKOW - Kremlin menyatakan bahwa penguatan sanksi terhadap Rusia akan menimbulkan resiko yang luar biasa untuk hubungan antara Moskow dan Washington. Menurut Kremlin, sanksi dapat menghancurkan hubungan Rusia, dan Amerika Serikat (AS).

"Hal ini menyebabkan keprihatinan kami, memang, saya sekarang tidak akan menggunakan beberapa ungkapan tegas seperti Perang Dingin dan seterusnya. Bagaimanapun, kita tidak menginginkan sebuah situasi ketika hubungan bilateral kita, yang sudah dalam keadaan buruk, terpapar resiko besar, dan bahaya bagi mereka," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Peskov, seperti dilansir Sputnik pada Senin (25/12), kemudian mengatakan Rusia tidak akan membahas, atau meminta pencabutan sanksi, karena itu terserah kepada mereka yang memberlakukannya.

"Anda tahu, Kremlin dan Presiden (Vladimir) Putin tidak pernah menyembunyikan sikap negatif terhadap sanksi terhadap Rusia. Presiden Putin secara konsisten mengatakan bahwa kita menganggap sanksi ini ilegal, dan bahwa Moskow tidak akan membahas pencabutan sanksi-sanksi ini, dan kami belum pernah melakukannya," sambungnya.

Seperti diketahui, AS baru-baru kembali menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia. Sanksi tersebut menargetkan lima orang warga Rusia, dan Chechnya, termasuk Kepala Republik Rusia Chechnya, Ramzan Kadyrov.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyatakan AS telah menjatuhkan sanksi kepada setidaknya 200 warga Rusia dan lebih dari 400 entitas komersial Rusia, beberapa diantaranya didasari berdasarkan Undang-Undang Magnitsky.

Zakharova juga mengatakan bahwa Rusia akan memberikan respon yang memadai atas penjatuhan sanksi tersebut, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
2 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
4 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
5 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
7 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved