Guatemala Umumkan Pemindahan Kedutaan di Israel ke Yerusalem

Senin, 25 Desember 2017 - 08:03 WIB
Guatemala Umumkan Pemindahan...
Guatemala Umumkan Pemindahan Kedutaan di Israel ke Yerusalem
A A A
GUATEMALA CITY - Presiden Guatemala Jimmy Morales mengumumkan keputusannya untuk memindahkan kedutaan negaranya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Dia mengabaikan hasil voting Majelis Umum PBB, di mana 128 negara menolak pengakuan sepihak Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Dalam voting, Guatemala jadi bagian dari 9 negara pro-AS dan Israel yang kalah telak. Sebanyak 35 negara lainnya memilih abstain.

Kenekatan Guatemala ini mengikuti langkah Washington yang tetap akan memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Pengumuman Presiden Morales disampaikan setelah dia melakukan pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada hari Minggu.

”Kami berbicara tentang hubungan baik yang kami miliki seperti negara-negara (lain) sejak Guatemala mendukung pembentukan Negara Israel,” kata Morales dalam sebuah posting di halaman Facebook resminya. ”Salah satu isu yang paling relevan adalah mengembalikan Kedutaan Guatemala ke Yerusalem,” lanjut dia, yang dikutip Senin (25/12/2017).

”Saya memberitahu Anda bahwa saya telah memberikan instruksi kepada Kanselir untuk memulai koordinasi masing-masing guna memindahkan kedutaan,” imbuh Morales dalam catatan singkatnya, tanpa menyebutkan apakah negara tersebut mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel atau tidak.

Selain Guatemala, negara-negara lain pendukung AS dan Israel—atau penolak resolusi pembatalan status Yerusalem—adalah Honduras, Palau, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru dan Togo.

Awal pekan ini, Morales menegaskan posisi Guatemala sebagai sekutu Israel. ”Kami benar-benar yakin bahwa ini adalah rute yang tepat,” katanya mengacu pada pengakuan sepihak Washington atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. ”Israel adalah sekutu Guatemala dan kita harus mendukungnya.”

Netanyahu sendiri telah mendesak negara-negara lain untuk mengikuti langkah AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota negara Yahudi tersebut. Pada hari Jumat, Netanyahu mengklaim sejumlah negara dengan serius mempertimbangkan pemindahan kedutaan mereka ke Yerusalem.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Apa Hubungan Amerika...
Apa Hubungan Amerika Serikat dengan Israel?
Kisah Keterlibatan Israel...
Kisah Keterlibatan Israel dalam Genosida di Guatemala
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
Paul Findley: Amerika...
Paul Findley: Amerika Serikat adalah Dermawan Israel
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
1 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
1 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
2 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
3 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved