Hamas: Kesepakatan Rekonsiliasi dengan Fatah Kolaps

Jum'at, 22 Desember 2017 - 22:38 WIB
Hamas: Kesepakatan Rekonsiliasi...
Hamas: Kesepakatan Rekonsiliasi dengan Fatah Kolaps
A A A
GAZA - Pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Yahya al-Sinwar, mengumumkan jika kesepakatan rekonsiliasi yang dicapai dengan kelompok pesaing, Fatah, telah runtuh. Proses rekonsiliasin Hamas dan Fatah dimediasi oleh Mesir untuk mengakhiri perseteruan kedua kelompok selama satu dekade.

Hamas: Kesepakatan Rekonsiliasi dengan Fatah Kolaps


"Saya menyesal mengatakan bahwa mereka yang tidak dapat melihat rekonsiliasi telah kolaps buta. Rekonsiliasi itu ambruk dan setiap orang harus turun tangan untuk menyelamatkannya," katanya dalam sebuah pertemuan dengan pemuda dan aktivis di Gaza.

"Kami telah mengambil langkah besar untuk mencapai rekonsiliasi dan membuat banyak konsesi, namun rekonsiliasi masih berada di tempat yang sama," imbuhnya.

"Beberapa menginginkan rekonsiliasi sesuai dengan persyaratan Amerika dan Israel. Ini berarti menyerahkan senjata, kemampuan rudal dan terowongan," tukas al-Sinwar seperti dikutip dari Middle East Monitor, Jumat (22/12/2017).

Fatah dan Hamas gagal memenuhi batas waktu 10 Desember yang ditetapkan agar pemerintah persatuan Palestina bertanggung jawab penuh atas Jalur Gaza. Hal ini sesuai dengan kesepakatan rekonsiliasi yang ditandatangani pada 12 Oktober di Kairo, Mesir.

Otoritas Palestina mengambil alih tiga penyeberangan di Jalur Gaza: perbatasan Rafah yang melintasi perbatasan dengan Mesir, persimpangan komersial Karm Abu Salem (Kerem Shalom) dan perbatasan Beit Hanoun (Erez) dengan Israel.

Sinwar mengatakan keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel memerlukan percepatan upaya rekonsiliasi.
(ian)
Berita Terkait
Timnas Palestina Tiba...
Timnas Palestina Tiba di Indonesia, Yel-Yel Ahlan Wa Sahlan Menggema
Palestina Desak Belanda...
Palestina Desak Belanda Mengakui Negara Palestina
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, Ratusan Nelayan Mabak Gelar Aksi di Lautan Merak
Ikut Aksi Bela Palestina,...
Ikut Aksi Bela Palestina, Hidayat Nur Wahid Minta Prabowo Tegas Bela Kemerdekaan Palestina
Ribuan Warga Kembali...
Ribuan Warga Kembali ke Rumah Mereka meski Kota Gaza telah Hancur
Brigade Jenin Tolak...
Brigade Jenin Tolak Serahkan Senjata, Rakyat Palestina Ingin Akhiri Perang Saudara
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
1 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
1 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
3 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
4 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
5 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
7 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved