Al Azhar Kutuk Aksi Kekerasan Israel Terhadap Warga Palestina

Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:15 WIB
Al Azhar Kutuk Aksi...
Al Azhar Kutuk Aksi Kekerasan Israel Terhadap Warga Palestina
A A A
KAIRO - Universitas Islam internasional, al Azhar, mengutuk aksi kekerasan Israel terhadap warga Palestina yang melakukan aksi demonstrasi. Warga Palestina melakukan aksi protes terhadap keputusan Amerika Serikat (AS) mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, institusi yang bermarkas di Kairo tersebut menggambarkan intervensi Israel sebagai tindakan tanpa ampun.

"Kami mengutuk 'intervensi tanpa ampun' dari pasukan Israel melawan pemrotes Palestina. Kami mengulangi dukungan kami untuk sikap warga Palestina terhadap Yerusalem," bunyi pernyataan yang dikeluarkan institusi tersebut dilansir dari Anadolu, Sabtu (16/12/2017).

Sedikitnya tujuh warga Palestina telah tewas dalam bentrokan - dan ratusan lainnya cedera - sejak Presiden AS Donald Trump mengumumkan keputusannya pada hari Rabu lalu untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Pergeseran dramatis dalam kebijakan AS telah menarik badai penghukuman dan demonstrasi di seluruh dunia Arab dan Muslim.

Pada pertemuan puncak hari Selasa, yang diadakan di Istanbul, Organisasi Kerja Sama Islam menanggapi langkah AS dengan mengakui Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina.

Baca juga:
Negara-negara Muslim Akui Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina


Yerusalem tetap menjadi jantung konflik Israel-Palestina, dengan orang-orang Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur - yang diduduki oleh Israel sejak 1967 - pada akhirnya dapat berfungsi sebagai Ibu Kota negara Palestina merdeka.

Israel merebut Yerusalem Timur dari Arab dalam perang Timur Tengah 1967. Negara Zionis ini kemudian mencaploknya, dan menyatakan seluruh kota sebagai Ibukotanya - sebuah langkah yang tidak diakui secara internasional.

Perundingan damai Israel-Palestina telah dibekukan sejak tahun 2014, meskipun penasihat dan menantu Trump, Jared Kushner memimpin upaya Trump untuk memulai kembali usaha mereka namun sejauh ini upaya tersebut menunjukkan sedikit kemajuan.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
1 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
2 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
2 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
3 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved