Fasilitas Gas Austria Terbakar, 1 Orang Tewas

Rabu, 13 Desember 2017 - 08:08 WIB
Fasilitas Gas Austria...
Fasilitas Gas Austria Terbakar, 1 Orang Tewas
A A A
WINA - Ledakan dan kebakaran di pusat jaringan pipa gas utama Austria, kemarin, menewaskan satu orang dan melukai 18 orang lainnya. Insiden itu membuat Italia mendeklarasikan keadaan darurat karena kurangnya suplai gas.

Gas Connect Austria yang mengoperasikan fasilitas Baumgarten di Austria Timur menjelaskan, ledakan itu telah terkontrol dan polisi menyatakan penyebabnya adalah masalah teknis.

“Terjadi ledakan sekitar pukul 8.45 pagi dan kebakaran. Lokasi yang luas telah ditutup dan diperkirakan ada beberapa korban terluka,” ungkap juru bicara kepolisian Austria dikutip kantor berita Reuters, kemarin.

Juru bicara brigade pemadam kebakaran menjelaskan, satu orang tewas dan 18 orang terluka, termasuk satu orang terluka serius. Juru bicara lainnya mengonfirmasi ada 18 orang yang terluka.

Tayangan di media sosial menunjukkan api membesar dari jarak jauh. Fasilitas itu penting untuk transit gas Eropa karena gas alam dikirim ke Baumgarten melalui Slovakia dan Jerman sepanjang beberapa jaringan pipa lintas negara. Gas itu kemudian dikirim ke penjuru Eropa melalui jaringan transmisi Austria.

“Pengiriman gas ke Austria selatan dan perbatasan tenggara terkena dampak akibat ledakan itu,” papar pernyataan Gas Connect Austria.

Italia mendeklarasikan keadaan darurat terkait suplai energi di pusat Austria itu. Kementerian Energi Italia menyatakan negara itu mengalami masalah suplai energi serius.

“Rute transit gas utama Slovakia ke Austria dihentikan setelah kebakaran,” papar operator jaringan pipa Slovakia, Eustream.

Adapun Gazprom Export asal Rusia menyatakan, pihaknya bekerja mengalirkan kembali gas dan mencoba mengamankan suplai gas kepada para pelanggan. Harga gas di Eropa naik karena khawatir dengan suplai gas. Harga grosir gas di Italia naik 97% menjadi 47 eruo per megawatt-jam, level tertinggi yang pernah dicatat.

Di Inggris sebagai pasar gas terbesar Eropa, harga gas naik 35% menjadi 92 pence per therm, level yang tidak pernah tercapai sejak 2013. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Dihantam Skandal Korupsi,...
Dihantam Skandal Korupsi, Kanselir Austria Mengundurkan Diri
Demi Uang Pensiun, Pria...
Demi Uang Pensiun, Pria di Austria Simpan Mayat Ibunya Selama Setahun
Ikuti Pameran Kitchen+Bathroom...
Ikuti Pameran Kitchen+Bathroom Indonesia, Blum Tawarkan Ragam Perlengkapan Furnitur
Fabio Di Giannantonio...
Fabio Di Giannantonio Absen di MotoGP Austria 2024 akibat Dislokasi Bahu
Covid-19 Melonjak, Austria...
Covid-19 Melonjak, Austria Terapkan Lockdown
Kentut di Depan Polisi,...
Kentut di Depan Polisi, Warga Austria Didenda Rp8 Juta
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
54 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved