Demonstrasi Tolak Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel Berlangsung di Eropa

Minggu, 10 Desember 2017 - 15:21 WIB
Demonstrasi Tolak Pengakuan...
Demonstrasi Tolak Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel Berlangsung di Eropa
A A A
JENEWA -
Aksi demonstrasi menentang pengakuan Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dilaporkan terjadi di seluruh Eropa. Ribuan, hingga puluhan ribu orang turun ke jalan di kota-kota besar Benua Biru itu.

Aksi demonstrasi terbesar diketahui terjadi di Swiss, Jerman, Belanda, dan Swedia, di mana para pemrotes meneriakkan slogan solidaritas dengan Palestina, sembari membawa bendera Palestina, dan Turki.

Di Jenewa, Swiss, para demonstran berkumpul di depan kantot PBB yang berada di pusat kota Swiss untuk menolak keputusan tersebut. Demonstran meneriakkan slogan-slogan menentang Israel dan keputusan Trump di Yerusalem, membawa spanduk bertuliskan "Bebaskan Palestina, Akhiri Pendudukan Israel".

Memegang spanduk bertuliskan "Lepaskan tanganmu dari Yerusalem", "Yerusalem adalah ibu kota Palestina" dan "Tidak, kami tidak memberi Anda Yerusalem", ratusan orang dari organisasi non-pemerintah juga berkumpul di luar gedung Pengadilan Internasional di Den Haag, Belanda.

Di ibukota Swedia, Stockholm, lebih dari 2.000 orang demonstran yang ditemani oleh Uni Demokrat Turki-Eropa (UETD), serta beberapa kelompok lokal berbaris ke Kedutaan Besar AS, di mana mereka meneriakkan "Freedom to Palestine".

Salah satu peserta demonstrasi, Dror Feiler, seorang aktivis Swedia keturunan Yahudi, menyatakan mengutuk keras langkah yang diambil Trump.

"Yerusalem adalah kota suci bagi umat Islam, Yahudi dan Kristen. Sementara ketiga kelompok ini perlu hidup dalam kedamaian di sini, Trump sayangnya telah membiarkan kedamaian dalam bahaya dengan keputusan malang yang dibuatnya," kata Feiler, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (10/12).

Protes juga meletus di dua kota di Jerman, yakni di Dortmund dan Bremen. Orang-orang bereaksi terhadap keputusan tersebut, yang mereka sebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Palestina Tiba...
Timnas Palestina Tiba di Indonesia, Yel-Yel Ahlan Wa Sahlan Menggema
Palestina Desak Belanda...
Palestina Desak Belanda Mengakui Negara Palestina
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, Ratusan Nelayan Mabak Gelar Aksi di Lautan Merak
Ikut Aksi Bela Palestina,...
Ikut Aksi Bela Palestina, Hidayat Nur Wahid Minta Prabowo Tegas Bela Kemerdekaan Palestina
Ribuan Warga Kembali...
Ribuan Warga Kembali ke Rumah Mereka meski Kota Gaza telah Hancur
Brigade Jenin Tolak...
Brigade Jenin Tolak Serahkan Senjata, Rakyat Palestina Ingin Akhiri Perang Saudara
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
48 menit yang lalu
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
1 jam yang lalu
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
3 jam yang lalu
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
3 jam yang lalu
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
4 jam yang lalu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved