Turki Ancam Putuskan Hubungan jika Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel

Rabu, 06 Desember 2017 - 01:51 WIB
Turki Ancam Putuskan...
Turki Ancam Putuskan Hubungan jika Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel jika Amerika Serikat (AS) secara resmi mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Menurut Erdogan, langkah AS itu akan menjadi ”garis merah” bagi umat Islam.

Seorang Pejabat AS mengatakan bahwa Trump kemungkinan akan memberikan pidato pada hari Rabu (6/12/2017) untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel secara sepihak. Jika benar, ini akan menjadi langkah yang akan mematahkan kebijakan AS yang bertahan selama satu dasawarsa terakhir dan dapat memicu kekerasan di Timur Tengah.

Israel menduduki Yerusalem Timur dalam perang Timur Tengah 1967. Negara Yahudi ini kemudian menyatakan seluruh Kota Yerusalem sebagai ibu kotanya, meski tidak diakui secara internasional. Rakyat Palestina sendiri menginginkan Yerusalem sebagai ibu kota negara mereka di masa depan.

”Saya sedih dengan laporan bahwa AS bersiap untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel,” kata Erdogan.

“Ini bisa sampai sejauh pemutusan hubungan Turki dengan Israel, saya memperingatkan AS untuk tidak mengambil langkah yang akan memperdalam masalah di wilayah ini,” ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Juru bicara pemerintah Israel tidak merespons segera ancaman Erdogan. Namun, Menteri Pendidikan Israel Naftali Bennett—seorang mitra senior di pemerintahan koalisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu—menepis komentar Erdogan.

”Akan selalu ada orang yang mengkritik, tapi di penghujung hari lebih baik Yerusalem bersatu daripada simpati Erdogan,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
Mahasiswi PhD Asal Turki...
Mahasiswi PhD Asal Turki Ini Diculik saat Hendak Berbuka Puasa, Terancam Dideportasi dari AS karena Dituding Mendukung Hamas
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
28 menit yang lalu
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 jam yang lalu
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
6 jam yang lalu
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
7 jam yang lalu
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
10 jam yang lalu
Infografis
Siap Hadapi Perang Baru...
Siap Hadapi Perang Baru dengan Israel, Iran Pamer Kota Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved