PBB Catat Rekor untuk Permintaan Dana Bantuan Global 2018

Sabtu, 02 Desember 2017 - 11:49 WIB
PBB Catat Rekor untuk...
PBB Catat Rekor untuk Permintaan Dana Bantuan Global 2018
A A A
NEW YORK - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengajukan permintaan sebesar USD22,5 miliar atau lebih dari Rp300 triliun untuk bantuan kemanusiaan pada tahun 2018. Bantuan itu diperlukan atas meningkatnya jumlah orang yang terkena dampak konflik militer dan bencana alam di seluruh dunia.

Permintaan dana bantuan oleh badan-badan PBB dan organisasi kemanusiaan lainnya bertujuan untuk mengumpulkan cukup uang guna menyediakan bantuan hunian, perawatan kesehatan, makanan dan bantuan dasar lainnya untuk sekitar 91 juta orang pada tahun depan. Meskipun begitu, masih ada puluhan juta lainnya yang diperkirakan membutuhkan bantuan di 26 negara pada tahun 2018.

Dari perkiraan tahun lalu, jumlah orang yang membutuhkan bantuan internasional secara global telah tumbuh lebih dari lima persen, menjadi 136 juta.

"Lebih banyak orang daripada sebelumnya akan membutuhkan bantuan kami," kata kepala kemanusiaan PBB Mark Lowcock dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (2/12/2017).

Kehidupan banyak orang setiap tahun dihancurkan oleh kekeringan, banjir dan epidemi. Sedangkan untuk konflik, krisis terbesar di dunia saat ini, dalam hal dampak manusia, tetap Suriah dan Yaman.

Lebih dari sepertiga dari jumlah dana yang diminta tahun depan - US $ 7,66 miliar - dibutuhkan untuk mengatasi kekurangan yang diciptakan oleh perang di Suriah, termasuk bantuan kemanusiaan bagi mereka yang tersisa di dalam negeri dan jutaan pengungsi Suriah terdaftar di luar negeri yang dipaksa untuk melarikan diri dari tanah air mereka

Dengan Yaman saat ini menghadapi krisis kemanusiaan yang paling mengerikan di dunia, seruan tersebut mendesak donor hingga $2,5 miliar untuk memberikan bantuan kepada orang-orang yang paling rentan di negara ini.

Lowcock juga meminta koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi untuk sepenuhnya mencabut blokadenya di Yaman, elemen kunci dalam mengurangi kelaparan di sana. Pasalnya, negara tersebut mengimpor sebagian besar makanannya.

"Perlu diturunkan sepenuhnya jika kita ingin menghindari tragedi kemanusiaan yang mengerikan yang melibatkan hilangnya jutaan nyawa, seperti yang tidak pernah dialami dunia selama beberapa dekade ini," katanya.

Di Nigeria dan di Sudan Selatan, yang telah dilanda perang sipil sejak 2013, kebutuhan akan tetap pada tingkat yang lebih tinggi di tahun berikutnya. Peningkatan kebutuhan yang substansial diproyeksikan di tempat-tempat seperti Burundi, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Somalia dan Libya.

Tapi perlu dicatat juga bahwa di beberapa daerah, tren positif sedang diamati, termasuk Afghanistan, Ethiopia, Irak, Mali dan Ukraina, di mana kebutuhan kemanusiaan diperkirakan akan sedikit menurun - namun tidak berarti bahwa dana substansial tidak akan tetap dibutuhkan. .

Sayangnya, ada sedikit kemungkinan semua uang yang diminta akan terwujud. Tahun lalu, donor menutup lebih dari setengah dari perminataan tersebut, hanya menyisihkan hanya USD13 miliar untuk bantuan di seluruh dunia.
(ian)
Berita Terkait
Kowani Hadiri Sidang...
Kowani Hadiri Sidang CSW ke-67 di Markas PBB
4 Tugas Berat Sekjen...
4 Tugas Berat Sekjen PBB, dari CEO hingga Penjaga Perdamaian
5 Syarat Menjadi Sekjen...
5 Syarat Menjadi Sekjen PBB, Salah Satunya Memiliki Jaringan dan Pergaulan Internasional
Siapa Saja Sekjen PBB...
Siapa Saja Sekjen PBB dari Masa ke Masa? 2 Orang Berasal dari Asia
Dinilai Sudah Tak Berfungsi,...
Dinilai Sudah Tak Berfungsi, Sekjen PBB Serukan Reformasi Lembaga Multilateral Dunia
Belum Bayar Iuran PBB,...
Belum Bayar Iuran PBB, Iran Terancam Kehilangan Hak Suara
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
1 jam yang lalu
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
2 jam yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
3 jam yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
4 jam yang lalu
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
12 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
14 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Permintaan...
AS Tolak Permintaan Israel untuk Tambah Helikopter Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved