Kabur Saat Coba Dirampok, Kaki Diplomat AS Tertembak
Sabtu, 25 November 2017 - 05:34 WIB
Kabur Saat Coba Dirampok, Kaki Diplomat AS Tertembak
A
A
A
RIO DE JANEIRO - Seorang diplomat senior Amerika Serikat (AS) ditembak di kaki saat terjadi percobaan perampokan di jalan raya dekat Rio de Janeiro. Insiden ini menyoroti meningkatnya kekerasan di Rio dimana sebuah krisis ekonomi telah menghabiskan sumber daya publik.
Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa wakil konsul tersebut dijemput dari tempat kejadian di dekat Angra dos Reis ke Rumah Sakit Samaritano di ibukota negara bagian tersebut untuk menjalani operasi.
Perwakilan pers di Kedutaan Besar AS di Brasil tidak segera menanggapi pertanyaan tentang kejadian tersebut, yang menurut laporan surat kabar O Globo terjadi pada Kamis malam.
Menurut laporan O Globo, diplomat dan suaminya tengah berada di tepi jalan raya pesisir BR-101, yang menghubungkan beberapa pantai paling populer di Brasil. Saat itulah mereka didatangi oleh orang-orang tak dikenal
"Ketika pasangan itu melesat pergi, penyerang tersebut melepaskan dua tembakan ke kendaraan mereka, yang salah satunya mengenai kaki diplomat tersebut," O Globo melaporkan, mengutip laporan seorang petugas polisi federal yang dinukil dari Reuters, Sabtu (25/11/2017).
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengkonfirmasi bahwa seorang pejabat konsulat menderita luka yang tidak mengancam jiwa dalam sebuah insiden yang melibatkan tembakan dan kasus tersebut sedang diselidiki.
Serangan tersebut bertepatan dengan meningkatnya gelombang kekerasan di Rio, di mana mencatat resesi terdalam di Brasil, penurunan dalam industri minyak lokal dan serangkaian skandal korupsi politik telah melumpuhkan banyak layanan publik dan menambah masalah sosial.
Presiden Michel Temer telah mengerahkan ribuan tentara dalam beberapa bulan terakhir untuk membantu berpatroli di permukiman kumuh ibu kota Rio. Namun hal itu tidak banyak berpengaruh pada tindak kekerasan.
Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa wakil konsul tersebut dijemput dari tempat kejadian di dekat Angra dos Reis ke Rumah Sakit Samaritano di ibukota negara bagian tersebut untuk menjalani operasi.
Perwakilan pers di Kedutaan Besar AS di Brasil tidak segera menanggapi pertanyaan tentang kejadian tersebut, yang menurut laporan surat kabar O Globo terjadi pada Kamis malam.
Menurut laporan O Globo, diplomat dan suaminya tengah berada di tepi jalan raya pesisir BR-101, yang menghubungkan beberapa pantai paling populer di Brasil. Saat itulah mereka didatangi oleh orang-orang tak dikenal
"Ketika pasangan itu melesat pergi, penyerang tersebut melepaskan dua tembakan ke kendaraan mereka, yang salah satunya mengenai kaki diplomat tersebut," O Globo melaporkan, mengutip laporan seorang petugas polisi federal yang dinukil dari Reuters, Sabtu (25/11/2017).
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengkonfirmasi bahwa seorang pejabat konsulat menderita luka yang tidak mengancam jiwa dalam sebuah insiden yang melibatkan tembakan dan kasus tersebut sedang diselidiki.
Serangan tersebut bertepatan dengan meningkatnya gelombang kekerasan di Rio, di mana mencatat resesi terdalam di Brasil, penurunan dalam industri minyak lokal dan serangkaian skandal korupsi politik telah melumpuhkan banyak layanan publik dan menambah masalah sosial.
Presiden Michel Temer telah mengerahkan ribuan tentara dalam beberapa bulan terakhir untuk membantu berpatroli di permukiman kumuh ibu kota Rio. Namun hal itu tidak banyak berpengaruh pada tindak kekerasan.
(ian)