Bangladesh-Myanmar Bahas Pemulangan Pengungsi Rohingya

Minggu, 19 November 2017 - 22:15 WIB
Bangladesh-Myanmar Bahas...
Bangladesh-Myanmar Bahas Pemulangan Pengungsi Rohingya
A A A
DHAKA - Bangladesh dan Myanmar dilaporkan tengah terlibat pembicaraan mengenai nasib pengungsi Rohingya. Kedua negara membahas mengenai rencana pemulangan etnis Rohingya ke wilayah Rakhine.

Lebih dari 600 ribu Muslim Rohingya telah melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh sejak akhir Agustus, setelah diusir oleh sebuah operasi pembersihan militer di wilayah mayoritas umat Buddha Myanmar, Rakhine State. Kekerasan terhadap Rohingya telah menimbulkan kecaman internasional.

"Bangladesh dan Myanmar sedang dalam proses negosiasi untuk sebuah kesepakatan bilateral untuk repatriasi orang-orang yang kehilangan tempat tinggal dan berharap untuk membentuk Kelompok Kerja Gabungan untuk memfasilitasi pemulangan," kata Menteri Luar Negeri Baghladesh Abul Hasan Mahmood Ali, seperti dilansir Reuters pada Minggu (19/11).

Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Bangaldesh menuturkan, Ali akan bertolak ke Myanmar pada hari ini untuk menghadiri pertemuan Asia-Eropa (ASEM) dan akan tinggal beberapa hari lagi untuk melakukan pembicaraan bilateral mengenai Rohingya.

Pejabat tersebut mengatakan, Ali mengharapkan sebuah kesepakatan untuk mengizinkan etnis Rohingya kembali ke Myanmar. "Kedua negara hampir mencapai pemahaman tentang masalah ini dan masih ada beberapa poin yang harus disepakati. Kami berharap bisa mencapai kesepakatan," ucap pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim tersebut.

Tidak ada komentar langsung dari Myanmar. Pada 1 November, Myanmar menegaskan bahwa pihaknya siap untuk melakukan proses repatriasi, namun menyuarakan kekhawatiran bahwa Bangladesh menunda sebuah kesepakatan untuk mendapatkan uang bantuan internasional terlebih dahulu. Bangladesh menggambarkan tuduhan tersebut sebagai sesuatu yang keterlaluan.
(esn)
Berita Terkait
Mirip di Indonesia,...
Mirip di Indonesia, Begini Suasana Mudik di Bangladesh
Bangladesh Diharapkan...
Bangladesh Diharapkan Menjalani Transisi ke Pemerintahan Baru dengan Damai
Depot Kontainer Meledak,...
Depot Kontainer Meledak, Lima Tewas dan Ratusan Terluka
Jenderal Waker-Uz-Zaman,...
Jenderal Waker-Uz-Zaman, Panglima Militer yang Enggan Berkuasa
Timnas Indonesia Ditahan...
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Bangladesh
Horor, 37 Orang Tewas...
Horor, 37 Orang Tewas dalam Kebakaran Ferry di Bangladesh
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
2 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
3 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
4 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
5 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
6 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
7 jam yang lalu
Infografis
Lawan China-Korut, Jepang-AS...
Lawan China-Korut, Jepang-AS akan Bahas Penggunaan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved