AS Diperingatkan Jangan Gempur Korut Tanpa Persetujuan Korsel

Kamis, 16 November 2017 - 04:33 WIB
AS Diperingatkan Jangan...
AS Diperingatkan Jangan Gempur Korut Tanpa Persetujuan Korsel
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diperingatkan untuk tidak meluncurkan serangan militer terhadap Korea Utara (Korut) tanpa persetujuan Korea Selatan (Korsel). Peringatan ini disampaikan pemimpin perempuan partai berkuasa Korsel, Choo Mi-ae.

”Presiden Trump sering menekankan bahwa dia meletakkan semua opsi di atas meja,” kata Choo kepada sebuah kelompok think tank Washington.

”Kami ingin memastikan bahwa opsi perang tidak ditempatkan di atas meja. Dalam situasi apapun, AS tidak melanjutkan dan menggunakan opsi militer tanpa persetujuan dari Korea Selatan,” lanjut dia.

”Kami harus mencari penyelesaian damai atas masalah ini dengan cara apa pun yang tersedia bagi kami.”

Choo, yang dijadwalkan bertemu dengan pejabat administrasi Trump di Washington, akan menggarisbawahi kekhawatiran Korea Selatan bahwa serangan AS terhadap program nuklir dan rudal Korea Utara dapat memprovokasi pembalasan rezim Kim Jong-un yang menghancurkan Korea Selatan.

Sama seperti rekan sejawatnya; Presiden Korea Selatan Moon Jae-in—yang telah menganjurkan dialog dengan Korea Utara—Choo mengatakan bahwa Seoul mendukung kebijakan Trump untuk melakukan tekanan maksimum terhadap Pyongyang melalui sanksi.

Menurut Choo, menghalangi kesempatan untuk berdialog dapat memicu tindakan “salah perhitungan” dari Korea Utara.

Dia menolak untuk mengatakan apakah dia puas dengan usaha terbatas Trump untuk melakukan dialog dengan Pyongyang guna menyelesaikan krisis nuklir Korut. ”Saya ingin memberikan jawaban atas pertanyaan ini,” katanya.

”Situasi saat ini sangat mendesak, waktu tidak berada di pihak kami. Ini bukan hanya masalah ancaman terhadap kontinental AS, ini adalah ancaman yang diajukan ke Jepang, dan yang terpenting dan yang paling bermasalah, ke semenanjung Korea,” papar Choo, seperti dikutip Reuters, Kamis (16/11/2017).

”Pemerintah Korea berusaha untuk menghilangkan ketidakcocokan yang bisa terjadi antara Korea Selatan dan Amerika Serikat dalam hal ini,” imbuh dia.

Washington sendiri telah berulang kali mengatakan bahwa semua opsi, termasuk militer, berada di atas meja ketika berurusan dengan Korut. Namun, AS juga menekankan solusi diplomatik sebagai opsi utama.

Saat mengunjungi Seoul pekan lalu, Trump memperingatkan Korut bahwa dia siap untuk menggunakan seluruh kekuatan militer AS untuk menghentikan serangan apapun. Namun dia juga mendesak Pyongyang untuk membuat kesepakatan.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
15 menit yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
44 menit yang lalu
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
1 jam yang lalu
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
1 jam yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
1 jam yang lalu
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved