Arab Saudi Akan Tanggapi Tindakan Bermusuhan Iran

Selasa, 07 November 2017 - 02:14 WIB
Arab Saudi Akan Tanggapi...
Arab Saudi Akan Tanggapi Tindakan Bermusuhan Iran
A A A
RIYADH - Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, terlibat perang twitt (twiit war) dengan koleganya dari Iran Mohammad Javad Zarif. Keduanya terlibat perang kata-kata setelah sebuah rudal diluncurkan pemberontak Houthi Yaman ke Riyadh.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan negaranya memiliki hak untuk menanggapi "tindakan bermusuhan" Iran. Pernyataan itu menjadi rujukan yang jelas terhadap sebuah rudal yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi Yaman yang menurut Arab Saudi dipersenjatai oleh Iran.

Jubeir juga mengatakan di akun Twitter-nya bahwa campur tangan Iran di wilayah tersebut merugikan negara-negara tetangga dan perdamaian dan keamanan internasional seperti dilansir dari Reuters, Selasa (7/11/2017).

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa Arab Saudi menyalahkan Iran atas konsekuensi dari agresi perangnya sendiri.

"Arab Saudi terlibat dalam agresi perang, intimidasi regional, perilaku destabilisasi dan provokasi yang berisiko. Saudi menyalahkan Iran atas konsekuensinya," kata Zarif di akun Twitter-nya.

Sebelumnya Pemerintah Arab Saudi menyalahkan Iran terkait serangan peluru kendali (rudal) balistik kelompok Houthi Yaman terhadap wilayah Riyadh. Saudi anggap kejadian pada hari Sabtu itu sebagai agresi terang-terangan Iran dan tindakan perang melawan Kerajaan.

Rudal balistik yang ditembakkan dari Yaman tersebut menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Senjata itu berhasil ditembak jatuh pasukan Angkatan Udara Arab Saudi dan tidak menimbulkan kerusakan besar maupun korban jiwa.

”Peran Iran dan komando langsungnya terhadap proxy Houthi dalam hal ini merupakan tindakan agresi yang jelas yang menargetkan negara-negara tetangga, dan mengancam perdamaian dan keamanan di wilayah dan secara global,” bunyi pernyataan pemerintah Arab Saudi.

”Oleh karena itu, komando koalisi menganggap ini tindakan terang-terangan atas agresi militer oleh rezim Iran, dan dapat dianggap sebagai tindakan perang melawan Kerajaan Arab Saudi,” lanjut pernyataan pemerintah. “Arab Saudi berhak untuk menanggapi Iran dalam waktu dan cara yang tepat.”

Baca juga:
Riyadh Diserang Rudal, Saudi: Tindakan Perang Iran Melawan Kerajaan
(ian)
Berita Terkait
Iran dan Arab Saudi...
Iran dan Arab Saudi Akan Bangun Kembali Hubungan Diplomatik
Arab Saudi-Iran Setuju...
Arab Saudi-Iran Setuju Lanjutkan Pembicaraan Normalisasi
Delegasi Iran Tiba di...
Delegasi Iran Tiba di Riyadh untuk Persiapkan Pembukaan Kembali Kedutaan
Pembicaraan Rekonsiliasi...
Pembicaraan Rekonsiliasi Iran-Saudi Siap ke Tingkat Lebih Tinggi
Panglima Militer Arab...
Panglima Militer Arab Saudi Berkunjung ke Iran, Ada Apa Gerangan?
Arab Saudi Resmi Akui...
Arab Saudi Resmi Akui Berunding dengan Iran, Hasil Masih Terlalu Dini
Berita Terkini
AS Ketar-ketir saat...
AS Ketar-ketir saat Mojtaba Makin Tunjukkan Kekuasaannya di Iran, Ini 4 Faktanya
15 menit yang lalu
Media Iran Tayangkan...
Media Iran Tayangkan Video Serangan terhadap Pasukan AS, Harga Minyak Bergejolak
15 menit yang lalu
Mengapa Militer AS Menyerang...
Mengapa Militer AS Menyerang Pulau Qeshm di Iran? Ini 4 Faktanya
53 menit yang lalu
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
2 jam yang lalu
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
3 jam yang lalu
AS dan Iran Saling Balas...
AS dan Iran Saling Balas Serangan Rudal, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved