Serangan Teror Truk Berdarah, dari Eropa Hingga AS

Rabu, 01 November 2017 - 11:03 WIB
Serangan Teror Truk...
Serangan Teror Truk Berdarah, dari Eropa Hingga AS
A A A
NEW YORK - Aksi teror menggunakan truk kembali terjadi. Sebuah truk pickup menyapu jalur sepeda dan pejalan kaki di Manhattan, New York. Sedikitnya 8 orang tewas dan lusinan orang lainnya terluka akibat aksi tersebut.

Serangan hari Selasa, di sisi barat Manhattan yang jauh tidak jauh dari lokasi World Trade Center itu, mengingatkan beberapa serangan kendaraan mematikan di Eropa dalam 15 bulan terakhir.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, serangan serupa juga terjadi di Eropa tahun lalu dan beberapa bulan sebelumnya, menewaskan puluhan orang. Berikut serangan teror truk berdarah yang terjadi di berbagai tempat.

1. Pada tanggal 14 Juli 2016, seorang tersangka mengendarai sebuah truk besar ke kerumunan orang yang merayakan Hari Bastille di kota Nice di Prancis. Serangan ini menewaskan 86 orang dan melukai ratusan lainnya dalam sebuah serangan yang diklaim oleh ISIS.

2. Lima bulan kemudian, tepatnya 19 Desember 2016, seorang pencari suaka Tunisia, yang telah berjanji setia kepada ISIS, membajak sebuah truk. Ia kemudian menghantamkan truk tersebut ke sebuah pasar Natal yang ramai di Berlin tengah, menewaskan 12 orang dan melukai 48 lainnya.

3. Medio April 2017, sebuah truk dengan sengaja ditabrakkan ke arah kerumunan pejalan kaki di pusat perbelanjaan Ahlens City, Stockholm. Sebanyak empat orang tewas dan 15 luka akibat serangan tersebut.

4. Pada 17 Agustus tahun ini, seorang sopir menabrakkan vannya ke kerumunan orang di jantung kota Barcelona, menewaskan 13 orang, dalam sebuah serangan yang dilakukan oleh gerilyawan yang diduga militan Islam.

5. New York, 1 November, sebuah truk yang disewa oleh seorang warga Uzbekistan, Sayfullo Saipov, mengambil jalur sepeda dan jalan kaki. Sedikitnya 8 orang tewas dalam kejadian ini. Setelah menabrak para pejalan kaki dan pesepan, Saipov menabrakkan mobilnya ke sebuah bus sekolah. Saat mencoba melarikan diri, timah panas menembus perutnya. Ia kini dirawat rumah sakit setempat.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
48 menit yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
2 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
3 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
4 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
5 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved