Serangan Truk di Dekat WTC AS Tewaskan 6 Orang, Kemungkinan Aksi Teroris

Rabu, 01 November 2017 - 04:28 WIB
Serangan Truk di Dekat...
Serangan Truk di Dekat WTC AS Tewaskan 6 Orang, Kemungkinan Aksi Teroris
A A A
NEW YORK - Sebuah serangan dengan kendaraan truk terjadi di dekat monumen World Trade Center (WTC) di Manhattan, New York City (NYC), Amerika Serikat (AS). Laporan sementara, enam orang tewas dan sembilan orang terluka.

Pihak kepolisian sedang menyelidiki apakah serangan ini merupakan aksi terorisme atau bukan. Serangan terjadi pada hari Selasa waktu setempat atau Rabu (1/11/2017) WIB.

Departemen Polisi New York (NYPD) mengatakan, sebuah kendaraan memasuki jalur sepeda di sebelah utara Chambers Street dan menabrak banyak orang. Polisi membenarkan ada beberapa korban tewas dan luka dalam serangan ini.

Suara tembakan juga terdengar dalam insiden ini yang diduga berasal dari petugas. Menurut NYPD, kendaraan truk terus melaju ke arah selatan di jalan sempit hingga menabrak kendaraan lain. Kemudian, tersangka meninggalkan kendaraan tersebut dan menampilkan senjata api yang diduga imitasi.

Tersangka, lanjut NYPD, ditembak oleh petugas polisi sebelum dibawa ke tahanan. Sumber penegak hukum yang berbicara dalam kondisi anonim kepada Reuters, mengatakan bahwa insiden tersebut sedang diselidiki terkait kemungkinan sebagai serangan terorisme.

Dua media AS, Fox News dan CNN melaporkan bahwa tersangka berteriak, ”Allah Akbar”, sebelum dibawa ke tahanan.

FBI juga menyelidiki apakah serangan ini merupakan aksi terorisme atau bukan. Serangan ini telah mendapat respons dari Gedung Putih, di mana Presiden Donald Trump telah diberi laporan khusus.

Putri Presiden Trump, Ivanka Trump, melalui akun Twitter-nya, @IvankaTrump, menyampaikan dukacita kepada para korban dan keluarganya. “Berita menyedihkan datang dari NYC. Berdoa untuk para korban,” tulis Ivanka.

Wali Kota New York Bill de Blasio dan Gubernur Andrew Cuomo mendatangi lokasi kejadian, di mana mereka diberi pengarahan tentang insiden tersebut di samping Komisaris Polisi New York James P. O'Neill.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
19 menit yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
1 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
3 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
3 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
5 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
8 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved