Indonesia Tak Sudi Akui Kemerdekaan Catalonia

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 13:30 WIB
Indonesia Tak Sudi Akui...
Indonesia Tak Sudi Akui Kemerdekaan Catalonia
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia tidak akan mengakui deklarasi sepihak kemerdekaan Catalonia dari Spanyol. Sikap pemerintah ini disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Sabtu (28/10/2017).

“Indonesia tidak mengakui pernyataan sepihak kemerdekaan Catalonia,” kata Kemlu di Twitter melalui akun @Portal_Kemlu_RI.

“Catalonia adalah bagian integral Spanyol. Indonesia tidak akan mengakui kemerdekaan Catalonia,” lanjut pernyataan Kemlu.

Seperti diberitakan sebelumnya, parlemen Catalonia mengumumkan kemerdekaan dari Spanyol, pada hari Jumat. Deklarasi itu membuat pemerintah Spanyol memecat pemimpin daerah Catalonia dan membubarkan parlemen di wilayah tersebut.

Dalam deklarasi yang disahkan oleh parlemen wilayah Barcelona ini, dinyatakan bahwa Catalonia merupakan negara demokratis yang independen dan berdaulat. Deklarasi tersebut juga meminta negara dan institusi lain untuk mengakuinya.

Parlemen di Barcelona itu ingin membuka pembicaraan dengan Pemerintah Spanyol di Madrid untuk berkolaborasi dalam mendirikan republik baru itu.

"Tidak akan mudah, itu tidak akan bebas, itu tidak akan berubah dalam sehari. Tapi tidak ada alternatif untuk proses menuju Republik Catalan,” ujar anggota dewan Marta Rovira dari Junts pel Si aliansi pro-kemerdekaan dalam sebuah debat, seperti dikutip dari Reuters.

Setelah debat, anggota parlemen dari tiga partai nasional utama—Partai Rakyat, Sosialis dan Ciudadanos—memilih untuk hengkang.

Pemimpin atau Presiden Catalonia, Carles Puigdemont, merupakan salah satu pejabat yang dipecat pemerintah Spanyol setelah deklarasi kemerdekaan.

Sementara itu, majelis tinggi parlemen Spanyol menyetujui Pasal 155 dari sebuah undang-undang yang mengizinkan pemerintah pusat untuk mengambil alih daerah otonom.

”Langkah-langkah luar biasa seharusnya hanya diadopsi jika tidak ada upaya lain yang mungkin dilakukan,” kata Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan dalam sebuah pidato di hadapan majelis tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Mengerikan! Arkeolog...
Mengerikan! Arkeolog Temukan Jejak Kematian Hitam di Catalonia Spanyol
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
5 Fakta 2 Partai Separatis...
5 Fakta 2 Partai Separatis Catalonia yang Mengguncang Politik Spanyol
Wabah Covid-19 Merebak,...
Wabah Covid-19 Merebak, Warga Prancis Diminta Tidak Sambangi Catalonia
Guardiola Serukan Publik...
Guardiola Serukan Publik Catalonia Penuhi Stadion untuk Laga Amal Palestina
Jalani Pemusatan Latihan,...
Jalani Pemusatan Latihan, Timnas U-17 Indonesia Berangkat ke Spanyol
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
19 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
5 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved