Bom Mobil Hantam Bus Sekolah Militer di Kabul, 15 Tewas

Minggu, 22 Oktober 2017 - 10:11 WIB
Bom Mobil Hantam Bus...
Bom Mobil Hantam Bus Sekolah Militer di Kabul, 15 Tewas
A A A
KABUL - Seorang penyerang bunuh diri menabrakan sebuah mobil yang penuh dengan bahan peledak ke sebuah bus yang meninggalkan pusat pelatihan militer Afghanistan di. Sedikitnya 15 tentara, termasuk kadet dan pelatih mereka, tewas.

Gerilyawan Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang terbaru dalam minggu yang sangat mematikan bagi pasukan keamanan Afghanistan.

Pemboman tersebut juga merupakan serangan besar kedua di ibukota Kabul dalam 24 jam setelah serangan bunuh diri di sebuah masjid Syiah yang menewaskan lebih dari 50 jamaah pada Jumat malam.

Baca juga:
Serangan Bom Guncang 2 Masjid di Afghanistan, 50 Orang Terbunuh


"Personel Angkatan Darat keluar dari Marsekal Fahim University saat seorang pembom bunuh diri di sebuah mobil menargetkan mereka. Lima belas tentara yang berada di sana untuk pelatihan tewas dan empat lainnya luka-luka," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Dawlat Wazari seperti dikutip dari Reuters, Minggu (22/10/2017).

Sebuah pernyataan dari kantor Presiden Ashraf Ghani mengatakan bahwa bus tersebut membawa pelatih dan kadet dari universitas pertahanan di pinggiran barat Kabul. Universitas tersebut merupakan rumah bagi sekolah pelatihan perwira militer Afghanistan dan akademi militer lainnya.

Pasukan keamanan Afghanistan telah berjuang melawan Taliban sejak sebagian besar tentara asing pergi pada akhir 2014.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkomitmen untuk menjalankan misi pelatihan dan dukungan militer terbuka di Afghanistan pada bulan Agustus. Meskipun begitu, Trump mengkritik konflik di Afghanistan yang tidak berkesudahan meski mendapat bantuan miliaran dolar dan hampir 16 tahun operasi AS dan sekutu.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengaku bertanggung jawab atas bom mobil Sabtu dalam sebuah email kepada wartawan.

Taliban telah melakukan pemberontakan selama satu dekade setengah dalam upaya untuk menggulingkan pemerintah yang didukung Barat di Kabul dan membangun kembali rezim Islam fundamentalis.

Gerilyawan sekarang mengendalikan atau mengkontraskan sekitar 40 persen Afghanistan.
(ian)
Berita Terkait
Gubernur Perempuan Afghanistan...
Gubernur Perempuan Afghanistan Dilaporkan Ditangkap Taliban
Potret Anak-anak Anggota...
Potret Anak-anak Anggota Taliban Tenteng Senjata di Tengah Salju
Tokoh Senior Taliban...
Tokoh Senior Taliban Tiba di Afghanistan dari Tempat Pengasingan
Drama Evakuasi Timnas...
Drama Evakuasi Timnas Bola Wanita Afghanistan Menghindar dari Taliban
Hidup Afghanistan, Kibarkan...
'Hidup Afghanistan', Kibarkan Bendera Nasional Warga Afghanistan Menentang Taliban
Taliban Kuasai Kabul,...
Taliban Kuasai Kabul, Ribuan Warga Afghanistan Serbu Bandara untuk Melarikan Diri
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
36 menit yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
2 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
2 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
3 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved