Operasi Pembersihan Rezim Turki Berlanjut, 110 Ditangkap

Jum'at, 20 Oktober 2017 - 14:44 WIB
Operasi Pembersihan...
Operasi Pembersihan Rezim Turki Berlanjut, 110 Ditangkap
A A A
ISTANBUL - Pihak berwenang Turki mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 110 orang dari sebuah perusahaan yang disita karena dugaan terkait dengan Fethullah Gulen. Demikian laporan yang diturunkan kantor berita Dogan dan sejumlah media Turki lainnya.

Dikatakan operasi polisi untuk menangkap tersangka, yang merupakan manajer, mitra dan karyawan dari kelompok penerbitan Kaynak Holding dan perusahaan terkait, difokuskan di Istanbul namun tersebar di 24 provinsi seperti dikutip dari Reuters, Jumat (20/10/2017).

Kaynak Holding disita oleh negara pada tahun 2015 atas dugaan mempunyai kaitan dengan gerakan ulama Islam Fethullah Gulen, yang telah tinggal di pengasingan di Pennsylvania, Amerika Serikat (AS), sejak 1999. Gulen dituding menjadi dalang upaya kudeta yang gagal pada Juli 2016, sebuah tuduhan yang dengan keras dibantahnya.

Ratusan perusahaan seperti Kaynak, banyak di antaranya adalah pengusaha provinsi yang lebih kecil, ditangkap oleh pihak berwenang dalam sebuah tindakan keras pasca kudeta yang gagal. Kini perusahaan-perusahaan itu dijalankan oleh administrator yang ditunjuk oleh pemerintah.

Di bawah tindakan keras tersebut, lebih dari 50 ribu orang dipenjara karena menunggu persidangan atas dugaan kaitan dengan Gulen, sementara 150 ribu orang telah dipecat atau diskors dari pekerjaan di sektor militer, publik dan swasta.

Dalam operasi terpisah yang berpusat di Ankara, 38 mantan karyawan dari sekolah yang dimiliki oleh jaringan Gulen ditangkap pada hari Jumat, menurut media Turki. Sekolah ditutup dengan sebuah dekrit yang diterbitkan setelah kudeta yang gagal.

Pemerintah menolak kekhawatiran kelompok hak asasi manusia tentang tindakan keras tersebut, dengan mengatakan bahwa hanya pembersihan semacam itu dapat menetralisir ancaman yang ditunjukkan oleh jaringan Gulen. Lembaga seperti pengadilan, tentara dan sekolah diduga telah disusupi oleh jaringan Gulen.
(ian)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
Mahasiswi ITB Ditangkap...
Mahasiswi ITB Ditangkap Gara-gara Meme Prabowo dan Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved