Bahrain Berencana Beli S-400 Rusia

Senin, 16 Oktober 2017 - 22:33 WIB
Bahrain Berencana Beli...
Bahrain Berencana Beli S-400 Rusia
A A A
MANAMA - Pemerintah Bahrain menyatakan, mereka memiliki rencana untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia. Manama menuturkan, negosiasi mengenai pembelian sistem pertahanan udara itu saat ini sudah berlangsung.
"Kami saat ini dalam tahap negosiasi, tapi dengan bantuan Tuhan kami akan menyelesaikan proses ini," kata Komandan Garda Kerajaan Bahrain, Nasser bin Hamad Al Khalifa, seperti dilansir Sputnik pada Senin (16/10).
"Bahrain dan Rusia telah menjalin kerja sama yang luas di sektor militer. Pertemuan sudah dilakukan, dan negosiasi sedang berlangsung, hubungan juga telah terjalin antara pemimpin dua negara. Kami ingin memperkuat hubungan kita, dan meningkatkan jumlah senjata Rusia di militer Bahrain," sambungnya.
Pernyataan tersebut muncul tidak lama setelah Rusia dan Arab Saudi telah menyepakati pembelian S-400. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada tanggal 9 Oktober bahwa kesepakatan untuk memasok Arab Saudi dengan S-400 SAM memiliki prospek bagus.
Sementara itu, Vladimir Kozhin, pembantu presiden Rusia yang bertugas dengan kerja sama teknis militer, mengatakan bahwa kesepakatan S-400 dengan Saudi akan berlangsung dalam waktu dekat, dan menambahkan bahwa negosiasi terus berjalan.
Selain Saudi, negara lain di kawasan Timur Tengah yang turut membeli S-400 buatan Rusia adalan Turki. Ankara diketahui telah menyelesaikan pembyaran, dan akan menerima sistem pertahanan udara itu paling cepat dua tahun mendatang.
(esn)
Berita Terkait
Giliran Akun Medsos...
Giliran Akun Medsos Asosiasi Sepakbola Bahrain Kena Serangan Siber
Perdana Menteri Bahrain...
Perdana Menteri Bahrain Meninggal Dunia
5 Fakta Mengejutkan...
5 Fakta Mengejutkan Bahrain Adalah Sahabat Dekat Israel
Raja Bahrain Tunjuk...
Raja Bahrain Tunjuk Putra Mahkota Salman Al Khalifa sebagai PM Baru
Protes Penindasan dan...
Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain
Ulama Terkemuka dan...
Ulama Terkemuka dan Oposisi Bahrain Tegaskan Tolak Normalisasi dengan Israel
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
19 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved